Ditolak Australia, Pengungsi Vietnam di Indonesia Enggan Dipulangkan
Sekarang dia berada di Indonesia bersama tiga anaknya dan dua keluarga lainnya asal Vietnam. dan berharap
TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pencari suaka asal Vietnam, Tran Thi Lua, mengatakan setelah ditolak petugas perbatasan Australia dan dikembalikan ke Vietnam, dia kemudian ditahan selama tiga bulan dan mengalami penyiksaan fisik. Kini dia berada di Indonesia setelah upayanya masuk ke Australia kedua kalinya juga mengalami kegagalan.
Tran Thi Lua melarikan diri untuk kedua kalinya bulan ini, dalam usahanya masuk ke Australia, namun perahu yang ditumpanginya rusak di lepas pantai Indonesia.
Sekarang dia berada di Indonesia bersama tiga anaknya dan dua keluarga lainnya asal Vietnam. dan berharap akan menjalani wawancara dengan lembaga pengungsi PBB UNHCR minggu ini.
Kedua keluarga lain juga di dalam kapal itu juga dikembalikan oleh Australia di tahun 2015 dan menghadapi hukuman dari pemerintah Vietnam.
"Kami lebih memilih ditembak di kepala dengan peluru dari pada kembali lagi ke Vietnam." kata Tran.
Dia melarikan diri dari Vietnam bulan Juli 2015 setelah sengketa tanah yang berakibat pada penahanan dan pemukulan oleh aparat.
Kapalnya dipergoki kapal Angkatan Laut Australia, yang kemudian memproses mereka di tengah laut, dan 46 orang di kapal tersebut dikembalikan ke pemerintah Vietnam.
Satu kapal lagi berisi 46 warga Vietnam lainnya juga dihentikan bulan April 2015 dimana permintaan suaka mereka juga ditolak.
"Kami mendapat jaminan bahwa mereka yang dikembalikan ini tidak akan diadili atau menghadapi situasi yang sulit.\' kata Menteri Imigrasi Australia ketika itu Peter Dutton.
"Kami sudah bekerjasama dengan pemerintah Vietnam dalam masalah ini, dan bisa mengembalikan 46 orang tersebut ke Vietnam dengan selamat." kata Dutton kepada media Australia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tentara-mencegah-para-pengungsi-rohingya-dari-myanmar_20161125_194529.jpg)