Bupati Inhil Pembina Upacara Peringatan K3 Nasional Tahun 2017

Dalam sambutannya membacakan amanat Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri, Bupati Inhil

Bupati Inhil Pembina Upacara Peringatan K3 Nasional Tahun 2017
Tribun Pekanbaru/ Donny Putra
Bupati Inhil HM Wardan menjadi pembina upacara peringatan bulan K3 nasional.

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli

TRIBUNPEKANBARU.COM, ENOK – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan bertindak sebagai pembina upacara peringatan bulan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) nasional tahun 2017 yang dipusatkan di lapangan perkebunan PT. Bumi Palma Lestari Persada (BPLP), Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Kabupaten Inhil, Rabu (22/2/2017).

Mengambil tema “Dengan budaya K3 kita tingkatkan kualitas hidup manusia menuju masyarakat yang selamat, sehat dan produktif”, Peringatan bulan K3 tahun 2017 yang dilaksanakan serentak di seluruh tanah air ini tampak dihadiri oleh Kadisnakertrans Provinsi Riau, Rasidin, Kadisnakertrans Kabupaten Inhil, Masdar, Korwil Pengawasan Ketenagakerjaan Kabupaten Inhi, Achmad Mulyadi, unsur forkompinda Inhil, Perangkat Kecamatan Enok dan desa, perwakilan perusahaan yang ada di Inhil serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya membacakan amanat Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri, Bupati Inhil HM Wardan menyampaikan, Pemerintah secara terus menerus meningkatkan pembangunan guna memperluas lapangan kerja dalam rangka mensejahterakan rakyat. Sarana prasarana, pembangunan jalan baru dan tol, transportasi serta konekivitas antar wilayah juga terus ditingkatkan.

Dalam rangka pembangunan K3 tidak dapat terpisahkan dari masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Didukung dengan Sumber Daya Manusia yang kompeten, pembangunan harus menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, apalagi alam menghadapi MEA, keselamtan sangat penting,” ungkap Bupati Wardan.

Lebih lanjut Bupati menyampaikam, Undang – undang telah mengatur K3 di semua tempat kerja, sumber bahaya, baik itu ditanah, laut dan udara yang berada diwilayah indonesia. Bagaimana pengendalian resiko terhadap peralatan agar terhindar dari kecelakaan.

Tujuan K3 dapat terlaksana apabila unsur di perusahaan berkomitmen berupaya mencegah penyakit akibat kerja dan lainnya.

“Pemangku kepentingan seperti perguruan tinggi, asosiasi dan lainnya agar melakukan upaya komplit terhadap pelaksanaan K3 diwilayah masing – masing, sehingga nantinya budaya K3 bisa terwujud di tempatnya masing,” ucapnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved