Indragiri Hilir

Bupati Inhil Dan Gubri Hadiri Tausyiah Peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al Jailani

Rangkaian peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al Jailani dan Haul Jama' telah dimulai sejak Rabu malam tadi (22/2/2017).

Bupati Inhil Dan Gubri Hadiri Tausyiah Peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al Jailani
TribunPekanbaru/T.Muhammad Fadli
KH Syarif Rahmat RA memberikan tausyiahnya dihadapan Bupati Inhil HM Wardan dan Gubri Arsyadjuliandi Rachman serta ribuan masyarakat Tembilahan 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan dan Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman bersama ribuan kaum muslimin tampak larut mendengarkan materi tausyiah yang disampaikan oleh KH Syarif Rahmat RA dalam rangka lanjutan Peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al Jailani dan Haul Jama', di Lapangan Gajah Mada, Tembilahan, Kabupaten Inhil, Kamis (23/2/2017).

Tampak juga hadir dibarisan tamu undangan, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam dan Ketua TP PKK Inhil Hj Zulaikha Wardan serta pejabat lainnya.

Rangkaian peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al Jailani dan Haul Jama' telah dimulai sejak Rabu malam tadi (22/2/2017).

Kegiatan yang digelar oleh Majelis Taklim Miftahus Sa'adah Tembilahan Hulu ini juga disejalankan dengan Milad Ponpes Al Baqiyatus Sa'adiyah ke-16 dan Milad Majelis Al Hidayah ke-20 Cabang Tembilahan.

Pada tausyiahnya, KH Syarif Rahmat RA yang terkenal sebagai penceramah pada satu diantara televisi swasta nasional ini mengangkat tema zikir dan doa.

“Dzikir dan doa merupakan ladang amal kita di dunia serta tameng dalam menjalani kehidupan di dunia yang memang penuh dengan ujian ini,” katanya.

Sementara itu, KH Syarif Rahmat menyatakan sangat menyambut baik peringatan haul yang dibanjiri oleh masyarakat Inhil tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini adalah satu diantara upaya umat muslimin untuk mengingat.

“Haul adalah mengingat, karena haul ini mengajarkan maut yang pasti menjemput kita. Para pendahulu kita, Syekh Abdul Qadir Jailani, Rasullullah serta sahabat juga akhirnya menghadap kepada Allah Sang Pencipta. Lalu apa bekal kita nanti saat dipanggilnya,” tukasnya. (*)

Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved