Pasar Rakyat Milik Pemko Kurang Diminati, Ini Dia Penyebabnya
"Kita sangat prihatin dengan kondisi pasar-pasar tradisional yang kita kelola. Ini akibat banyaknya pasar kaget,
Penulis: Syaiful Misgio | Editor:
Laporan : Syaiful Misgiono
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasar rakyat milik Pemko Pekanbaru dinilai belum berjalan seuai harapan. Sejumlah pasar rakyat masih sepi aktifitas jual beli. Pemko Pekanbaru mengklaim sepinya aktifitas di pasar tradisonal milik Pemko Pekanbaru akibat menjamurnya pasar kaget yang muncul disekitar pasar rakyat tersebut.
"Kita sangat prihatin dengan kondisi pasar-pasar tradisional yang kita kelola. Ini akibat banyaknya pasar kaget, sehingga masyarakat lebih cenderung untuk berbelanja di pasar kaget, sehingga pasar rakyat yang kita siapkan sepi,"kata Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru Tengku Firdaus, Jumat (24/2).
Pihaknya mengaku akan melakukan upaya untuk meningkatkan gairah di pasar rakyat yang dikelola oleh pemerintah. Salah satunya adalah dengan cara menertibkan pasar kaget yang ada di Kota Pekanbaru.
"Ini akan kita lakukan dengan bekerja sama dengan tim yustisi Kota Pekanbaru. Tentu sebelum itu kita lakukan, kita akan lapor dulu dengan pimpinan,"kata dia.
Firdaus mengungkapkan, berdasarkan pengakuan pedagang di sejumlah pasar tradisonal yang dikelola pemerintah, memang terjadi penurunan omset yang cukup drastis. Penurunan omset bahkan diklaim mencapai 50 persen.
"Kita akan melakukan sosialisasi dengan seluruh pedagang di pasar tradisional. Intinya mereka tidak pindah jualan lagi ke luar pasar tradisional, dengan begitu pedagang pasar kaget akan hilang," katanya.
Seperti diketahui, pasar tradisional yang dikelola Pemko Pekanbaru yakni Pasar Cik Puan, Pasar Simpang Baru, Pasar Higinis, Pasar Kodim, Pasar Rumbai, Pasar Labuh Baru (Palapa), Pasar Limapuluh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/aktivitas-pasar-kaget_20160503_222714.jpg)