Pelayanan Bus TMP Semakin Menurun, Ini Komentar Anggota DPRD
Hal ini menyusul berakhirnya kontrak PD Pembangunan (PT SPP), yang sebelumnya mengelola 75 bus TMP.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor:
Laporan: Syafruddin Mirohi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sejak pengelolaan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) dikendalikan Dishub Pekanbaru, maka pelayanan angkutan massal di Kota Bertuah ini sangat berpengaruh. Sebab, sejak awal tahun 2017 lalu, tidak semua bus TMP beroperasi lagi.
Hal ini menyusul berakhirnya kontrak PD Pembangunan (PT SPP), yang sebelumnya mengelola 75 bus TMP. Ditambah lagi dengan minimnya anggaran pengelolaan TMP tersebut tahun 2017 ini. Makanya, Dishub selaku leading sektor tidak mampu mengoperasionalkan semua bus TMP tersebut.
"Persoalan ini sudah kita bahas juga di Musrenbang. Pemko melalui OPD terkait, harus segera mencari solusinya. Sebab biar bagaimana pun, keberadaan bus TMP di Kota Pekanbaru sangat dibutuhkan masyarakat," kata Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH MH, Jumat (24/2/2017) kepada Tribunpekanbaru.com.
Seperti diketahui, saat ini hanya ada 30 armada bus yang beroperasi di lima koridor di Kawasan Kota Pekanbaru. Sementara jumlah bus TMP di Kota Pekanbaru ini sebanyak 80 unit, ukuran sedang dan ukuran besar.
Dengan kondisi tersebut, tambah politisi Golkar ini, DPRD meminta kepada Pemko, untuk memastikan pengelolaan bus TMP ini. "Kita inginkan harus ada kepastian tentang pelayanan TMP ini. Pemko harus memastikan siapa yang mengelola. Kalau Dishub, kondisinya seperti sekarang ini. Masyarakat jadi tidak terlayani maksimal. Kalau pihak ketiga, seperti apa pula. Itu yang harus didudukkan," katanya. (Saf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ketua-umum-pbvsi-pekanbaru-roni-amriel_20151220_113805.jpg)