Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

VIDEO: BNN Amankan 1.184 Paket Sabu, Begini Penampakannya

dua puluh orang ini awalnya menggerebek rumah warna biru muda yang diduga dihuni seorang oknum pecatan TNI AU berinisial Po.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: David Tobing

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau dan Polda Riau menggerebek sejumlah rumah di kawasan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Kamis (23/2/2017) sore.

Petugas dengan bersenjata lengkap yang berjumlah sekitar dua puluh orang ini awalnya menggerebek rumah warna biru muda yang diduga dihuni seorang oknum pecatan TNI AU berinisial Po.

Namun sesaat akan digerebek petugas, dirinya berhasil melarikan diri.

Petugas hanya berhasil mengamankan tiga orang pria yang saat itu berada di dalam rumah tersebut.

"Dia (Po) berhasil kabur sesaat akan digerebek. Saat itu dia memakai baju loreng-loreng," ujar AKBP Haldun, selaku Kepala Bidang (Kabid) Penindakan dan Pemberantasan BNNP Riau kepada Tribun saat dimintai keterangan.

Saat dilakukan penyisiran, di dalam rumah tersebut petugas juga mendapati ada 4 lobang dimana beberapa diantaranya merupakan bunker (ruang penyimpanan bawah tanah.red).

Di sana petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 8 bungkus plastik bening besar yang didalamnya terdapat ratusan bungkus paket sabu siap edar.

Selain itu, dua unit handphone, enam unit timbangan digital, sebuah pistol jenis softgun, satu set CCTV, serta 19 bal plastik bening untuk pembungkus sabu, dan satu unit mobil juga ikut disita sebagai barang bukti guna diamankan.

Selanjutnya, saat petugas melakukan penelusuran lebih jauh di rumah tersebut, didapati ada sebuah tangga kayu yang mengarah kepada sebuah lobang yang ternyata merupakan lorong rahasia.

Petugas pun lalu mencoba mengikuti alur dari lorong tersebut yang ternyata mengarah ke sebuah rumah lainnya.

Tanpa menunggu lama, petugas pun langsung menggeledah rumah tersebut.

Disana, petugas juga kembali berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 179 paket sabu siap edar, dan uang tunai Rp 10.354.000 juta.

Petugas juga sempat menyisir dua rumah lainnya, namun di sana tidak ditemukan barang bukti narkotika sabu-sabu.

"Giat ini juga merupakan upaya kita untuk memberantas peredaran narkoba, khususnya di Riau. Ini juga merupakan bagian dari Operasi Antik 2017. Total ada 1.184 paket sabu-sabu berhasil kita amankan saat penggerebekan," jelas Haldun.

Ditambahkan Haldun, saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan lebih lanjut.

Oknum pecatan TNI AU berinisial Po saat ini juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah diburu keberadaannya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan terkait tiga orang pria yang ikut diamankan, Haldun menjelaskan saat ini mereka masih dalam proses pemeriksaan mendalam.

"Ketiganya masih kita periksa, kita masih mendalami dugaan keterlibatan ketiga orang ini. Belum kita tetapkan sebagai tersangka," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved