24 Pelatih Timba Ilmu dari Luis Milla
Pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla Aspas (50), menjadi mentor bagi para pelatih yang tengah mengikuti kursus kepelatihan C AFC.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Pelatih tim nasional Indonesia, Luis Milla Aspas (50), menjadi mentor bagi para pelatih yang tengah mengikuti kursus kepelatihan C AFC.
Luis Milla memberikan materi dan berbagi ilmu kepelatihan kepada 24 pelatih yang mengikuti kursus di National Youth Training Centre (NYTC) Sawangan, Depok, Jumat (24/2/2017).
Dalam pemaparannya, Milla menjelaskan bagaimana idealnya pelatih memulai karier. Menurut entrenador asal Spanyol itu, merintis karier sebagai pelatih lebih baik dimulai dari sepak bola level akar rumput.
Selain itu, Milla juga membeberkan bagaimana Spanyol belum mempunyai gaya main tersendiri saat awal kedatangan pelopor tiki-taka, Johan Cruyff, ke Barcelona pada 1988.
"Enam tahun bermain di Barcelona, saya beruntung karena dilatih Cruyff. Saya diajarkan tentang nilai serta filosofi yang dia ajarkan," ucap Milla.
"Ketika memimpin latihan, dia memberi instruksi langsung kepada pemain secara pribadi. Bisa dilihat kini Barcelona bermain indah," tutur dia.
Milla menambahkan, hal itu pula yang diajakarkan Cruyff kepada Luis Enrique dan para mantan pelatih Barcelona, antara lain Pep Guardiola dan Frank Rijkaard.
Kehadiran Milla kian menggairahkan para kandidat peraih lisensi C AFC. Mereka senang bisa menimba ilmu langsung dari mantan pelatih timnas yunior Spanyol.
"Wawasan kami semakin terbuka. Baru kali ini pelatih kepala timnas Indonesia memberikan materi dan ilmu tentang kepelatihan," ucap eks anggota timnas Primavera yang merupakan salah satu pelatih peserta kursus, Gusnedi Adang.
Adapun kursus berlangsung selama dua pekan, yakni pada rentang 20 Februari-4 Maret 2017, dan dipimpin oleh instruktur AFC di Indonesia, Emral Abus.
Berikut nama-nama 24 pelatih yang mengambil lisensi C AFC:
1. Joice Sorongan, Banten, Mitra Kukar
2. Dedi Umar Putra, Sumatera Barat, PPLP Sumbar
3. Lulut Kistono, Jawa Timur, Persbuol Buol
4. Akira Leonard Soputan, Banten, Persita
5. Aziz, Kalimantan Timur, Persiba U-21
6. Gendut Dony Christiawan, Banten, Persita
7. Muhammad Arifin, Jawa Timur, PSBI Blitar
8. Masdra Nurriza, Jawa Timur, Barito Putera
9. Hariyanto Prasetyo Adi Utomo, Jawa Tengah, Kabomania
10. Meika Suwasdika, DKI Jakarta, PPLM Nasional
11. Supriyono, Jawa Barat
12. Meiyadi Rakasiwi, Jawa Barat, Persikad Depok
13. Bagus Prabowo, Kalimantan Timur, PSPU Bontang
14. Ilham Romadhona, Kalimantan Selatan, Barito Putera
15. Nuzul Kifli, Jawa Timur, ASIFA
16. Djuni Herwanto, DKI Jakarta, Kabomania
17. Washiyatul Akmal, DKI Jakarta, Villa 2000
18. Asep Ardiansyah, Jawa Barat, Persita Tangerang
19. AA Ketut Bramasta, Bali, Perseden Denpasar
20. Ungky Prasetyo, Papua, Yahukimo FC
21. Yadi Mulyadi, Jawa Barat, Persib U-21
22. Nanang Kushardyanto, Jawa Timur, Persipur Purwodadi
23. Rastyo, DKI Jakarta
24. Thomy Thomas Zonggonao, Papua, Persipani Paniai
(Juara/Segaf Abdullah/kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/suasana-seleksi-timnas-u-22-indonesia-di-lapangan-sekolah-pelita-harapan_20170225_100352.jpg)