VIDEO: Festival Reog 2017 Pukau Pengunjung Alam Mayang
"Sebenarnya di Pekanbaru ini ada 10 grup reog. Namun baru empat tim yang benar-benar siap tampil di acara Festival Reog 2017," kata Riyono
Penulis: | Editor: harismanto
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Zul Indra
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Grup Reog Singo Taruno Pekanbaru, tampil memukau para penonton Festival Reog 2017 yang diadakan oleh Paguyuban Kawula Ngayogyakarta dan Sekitarnya (PKNS) di Taman Rekreasi Alam Mayang, Minggu (26/2/2017).
Dengan anggun dan penuh makna, para seniman tersebut menampilkan aksi cerita tentang kerajaan kediri. Aksi demi aksi mereka membuat para penonton bertepuk tangan riuh.
"Atraksi kami di festival ini menceritakan tentang perebutan seorang putri kerajaan kediri bernama Dewi Sekar Taji. Kisah dimulai dengan perjalanan kerajaan bantar angin yang pergi melamar putri tersebut. Namun di tengah jalan rombongan dihadang oleh pasukan Singo Bareng yang juga ingin memiliki Dewi Sekar Taji. Terjadilah pertempuran sengit kedua rombongan. Akhirnya perkelahian tersebut dimenangkan oleh kerajaan Bantar Angin dan Singo Bareng dijadikan sebagai syarat untuk melamar Dewi," ungkap pengurus Grup Reog Singo Taruno, Suhardi Nepo.
Sekretaris PKNS, Drs Riyono Gede Trisoko MM mengatakan dalam acara tersebut, ada empat grup yang tampil. Masing-masing grup membuat kreasi cerita sendiri lewat tarian dan musik selama lebih kurang 30 menit dan dinilai oleh dewan juri.
"Sebenarnya di Pekanbaru ini ada 10 grup reog. Namun baru empat tim yang benar-benar siap tampil di acara Festival Reog 2017. Mulai dari alat-alat hingga personil penari dan pemusiknya. Satu grup reog minimal terdiri dari 40 orang," ujarnya.
Riyono menambahkan, acara yang baru pertama kali digelar di Pekanbaru itu memperebutkan Piala Kapolresta Pekanbaru, uang tunai dan bingkisan menarik.
Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru, RHR Dodi Sarjana mendukung pelaksanaan Festival Reog 2017 karena bisa menaikkan kembali budaya jawa di Riau. Ia berharap festival itu terus berkembang hingga tingkat nasional dan internasional.
"Semoga festival Reog 2017 ini terus berkembang dan bisa memajukan budaya di Riau. Saya berharap pihak PKNS tidak hanya menghimpun reog yang ada di Riau. Kalau bisa Reog dari negara tetangga Malaysia juga diajak meramaikan festival Reog selanjutnya," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/grup-reog-singo-taruno-pekanbaru-di-alam-mayang_20170226_162652.jpg)