Indragiri Hilir

Pemkab dan DPRD Inhil Setujui Hasil Pembahasan RAPBD 2017

Pendapatan Daerah Kabupaten Inhil Tahun Anggaran 2017 adalah sebesar Rp. 1.861.477.560.882.

Pemkab dan DPRD Inhil Setujui Hasil Pembahasan RAPBD 2017
TribunPekanbaru/T Muhammad Fadhli
Wakil Ketua DPRD Inhil H. Ferryandi menandatangani persetujuan RAPBD Inhil tahun anggaran 2017 disaksikan Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, Wabup Inhil.H. Rosman Malomo dan Sekda Inhil H. Said Syarifuddin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil menggelar Rapat paripurna ke-5 Masa persidangan I tahun sidang 2017 di Kantor DPRD Inhil Jalan Soebrabtas, Tembilahan, Rabu (1/2/2017).

Dalam agenda kali ini, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Inhil menyampaikan laporan hasil pembahasan mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Inhil tahun anggaran 2017 serta pengambilan keputusan oleh dewan.

Rapat paripurna dihadiri oleh Ketua DPRD Inhil H Dani M Nursalam, Wakil Ketua DPRD Inhil H Feryandi, Wakil Bupati (Wabup) Inhil H. Rosman Malomo, Sekda Inhil H. Said Syarifuddin, unsur Forkompinda Inhil, seluruh anggota DPRD Inhil dan sejumlah pejabat esselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Dalam laporannya, Juru Bicara (Jubir) Banggar M. Sabit mengawali dari Struktur pendapatan daerah, Sabit menyampaikan, secara Umum proyeksi struktur Pendapatan pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2017 Kabupaten Inhil berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana Perimbangan dan Pendapatan lain – lain daerah yang sah.

Dari tiga aspek pendapatan diatas dapat disampaikan bahwa proyeksi Pendapatan Daerah Kabupaten Inhil Tahun Anggaran 2017 adalah sebesar Rp. 1.861.477.560.882.

“Kalaulah kita bandingkan dengan Pendapatan Daerah Kabupaten Inhil pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp.2.035.205.227.946, maka terjadi penurunan pada Pendapatan Daerah Tahun 2017 ini atau turun minus 9, 33 persen,” ungkap M. Sabit.

Selanjutnya, secara umum belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung, dari dua komponen belanja diatas, Sabit menyampaikan, belanja daerah pada Rancangan APBD Tahun anggaran 2017 ini diproyeksikan sebesar Rp.2.110.494.023.731, 62.

Apabila dibandingkan dengan belanja daerah pada APBD Perubahan Tahun 2016, sebesar Rp.2.387.628.112.674, 84, maka terjadi penurunan belanja daerah pada Rancangan APBD Tahun anggaran 2017 sebesar Rp. 277.134.088.943, 22 atau turun minus 13,13 persen.

Dengan jumlah belanja daerah pada rancangan APBD Tahun anggaran 2017 ini, maka belanja daerah, mengalami defisit sebesar Rp. 249.016.462.849, 08. Defisit ini akan ditutupi dengan Penerimaan Pembiyaan berupa sisa lebih perhitungan tahun anggaran sebelumnya (SILPA).

Sementara itu, Wabup Inhil H. Rosman Malomo mewakili Bupati Inhil HM Wardan yang berhalangan hadir mengucapkan terima kasih kepada Banggar atas laporan yang telah disampaikan, meskipun terjadi perubahan jadwal rapat paripurna yang seharusnya digelar, Selasa (28/2/2017) kemarin.

“Terima kasih kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Inhil yang telah selesai melakukan pembahasan RAPBD ini, meskipun terjadi sedikit perubahan waktu dari yang ditetapkan. Sekali lagi terima kasih kepada Banggar,” ucap Wabup.

Dengan disetujuinya RAPBD 2017, Ketua Banggar H. Dani M Nursalam meminta Pemkab Inhil untuk segera mempersiapkan administrasi agar diverifikasi oleh pemprov, untuk selanjutnya dituangkan dalam penjabaran APBD 2017 dua minggu setelah verifikasi.

“kita sudah usahakan bagaimana mempersiapkan OPD, terutama pekerjaan yang butuh waktu lama dan pekerjaan teknis yang butuh penanganan khusus. Kita minta perencanaan, lelangnya dipercepat sehingga masyarakat yang menunggu bisa melihat apa yang menjadi program prioritas ditahun ini,” imbuhnya.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved