Indragiri Hilir

Inhil Masih Butuh Ruangan Rawat Inap

Dengan pertumbuhan jumlah penduduk, perubahan musim akibat kerusakan lingkungan dan gaya hidup masyarakat, maka ruang rawat inap sangat dibutuhkan.

Inhil Masih Butuh Ruangan Rawat Inap
Tribun Pekanbaru/T. Muhammad Fadhli.
Sekretaris Komisi IV Herwanissitas. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Peningkatan fasilitas kesehatan memang menjadi masalah bagi Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kondisi geografis Inhil yang berat dengan luasnya daerah perairannya, membuat peningkatan fasilitas selalu menjadi harapan masyarakat.

Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas menuturkan, dengan pertumbuhan jumlah penduduk, perubahan musim akibat kerusakan lingkungan dan gaya hidup masyarakat, maka ruang rawat inap sangat dibutuhkan.

Menurutnya, saat ini saja di RSUD Puri Husada (PH) Tembilahan membutuhkan fasilitas ruang rawat inap minimal 8 ribu tempat tidur, begitu juga di rumah sakit lain seperti RSUD Tengku Sulung, Kecamatan Pulau Burung dan RSUD Raja Musa, Sungai Guntung.

“Harapan kita terutama di PH, upaya kita komisi sudah siapkan DED untuk mendapatkan kembali dana Bankeu, karena itu syaratnya,” ungkapnya di Tembilahan, Ahad (5/2/2017).

Terakhir Sitas mengapresiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil yang telah menyerap 100 persen Bankeu Provinsi Riau yang diterima oleh Pemkab Inhil di bidang kesehatan untuk peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat Inhil.

"khususnya untuk memenuhi fasilitas di 27 Puskesmas di Inhil dan mobillisasi kesehatan masyarakat seperti ambulan air dan retribusi pelayanan kesehatan," tandasnya. (*)

SUBSCRIBE Youtube --> Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook --> Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter --> @tribunpekanbaru.

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved