Indragiri Hilir

Operasi Perdana Di RSUD Raja Musa Inhil Sukses

RSU Raja Musa akhirnya berhasil melakukan operasi pertamanya, yaitu operasi melahirkan (Caesar) yang dipimpin oleh dr Mulya SPOG.

Operasi Perdana Di RSUD Raja Musa Inhil Sukses
Tribun Pekanbaru/T. Muhammad Fadhli.
Rombongan Komisi IV yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV Adi Chandra saat kunjungan kerja melihat ruangan operasi di RSUD Raja Musa, Sungai Guntung. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sangat mengapresiasi upaya peningkatan alat kesehatan (Alkes) yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil di Rumah Sakit Umum (RSU) Raja Musa, Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Inhil.

Setelah berdiri lebih kurang 6 tahun, RSU Raja Musa akhirnya berhasil melakukan operasi pertamanya, yaitu operasi melahirkan (Caesar) yang dipimpin oleh dr Mulya SPOG.

Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas menuturkan, tersedianya alkes untuk penunjang operasi di RSU Raja Musa ini merupakan sebuah lompatan teknologi dan keberanian.

Politisi PKB ini mengatakan, sampai hari ini dengan keterbatasan alat, tapi mereka yakin bisa melaksanakan, terutama dokter kandungan yang sudah melakukan operasi cesar 5 pasien. Selain alkes, fasilitas sumber daya manusia juga sudah di miliki RSUD Raja Musa antara lain, penata anestesi yang didatangkan dari Provinsi Sumatera Utara, dokter spesialis juga sudah ditempatkan dan tinggal di rumah dinas, jadi bukan kunjungan lagi.

“Bagaimana pun, sampai hari ini fasilitas pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan di Inhil Utara sana, untuk itu manajemen RSU Raja Musa sedang berupaya memenuhi fasilitas rumah sakit agar bisa menjadi rujukan bagi masyarakat khusunya Inhil Utara,” ungkap Herwanissitas di Tembilahan, Minggu (5/3/2017).

Untuk ke depan, menurut pria yang akrab disapa sitas ini, Pemkab Inhil harus lebih benar – benar memperhatikan pelayanan di RSUD Raja Musa untuk lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit tersebut untuk menjadi rujukan.

“Apabila masyarakat sudah percaya, tidak perlu lagi jauh ke Tembilahan atau Provinsi Kepri, maka dari itu Pemkab berkewajiban mewujudkan alkes,” sebut Sitas yang juga telah melakukan kunjungan kerjanya ke RSUD Raja Musa bersama anggota Komisi IV lainnya yang di pimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV Adi Chandra.

Sementara itu, anggota Komisi IV lainnya, Yuliantini menuturkan, melalui terobosan teknologi dan keberanian RSUD Raja Musa ini, ikut andil dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak yang memang cukup tinggi di Inhil.

“Kita apresiasi Pemkab Inhil melalui Dinkes Inhil telah mengurangi tingginya kematian ibu dan anak melalui kehadiran alat operasi ini. Biasanya paling cepat 3 jam dirujuk ke Tembilahan, tapi hari ini sudah hadir alat penunjang operasi cesar di RSU Raja Musa, sehingga masyarakat bisa dengan cepat di tangani,” ujarnya.

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved