VIDEO: Sidak Bersama Disperindag, BI Pastikan Stok dan Harga Beras Di Pekanbaru Stabil
Ternyata putusnya lintas Sumatra Barat - Riau tidak mempengatuhi harga beras di Pekanbaru. Meskipun pasokan
Penulis: Aan Ramdani | Editor: David Tobing
Laporan reporter Tribunpekanbaru.com,Aan Ramdani
TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Bank Indonesia Perwakilan Riau dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru tidak hanya melakukan sidak ke Pasar Kodim tapi juga memastikan harga dan stok beras di Distributor yang ada di Jalan Jendral, Kecamatan Payung Sekaki - Kota Pekanbaru, Kamis (9/3/2017).
Ternyata putusnya lintas Sumatra Barat - Riau tidak mempengatuhi harga beras di Pekanbaru. Meskipun pasokan mengalami sendatan.
Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Riau, Siti Astiyah mengatakan stok beras untuk Pekanbaru masih terbilang aman untuk satu pekan kedepan.
"Dengan kondisi ini tentukan seminggu kedepan jalan juga sudah mulai bagus sehingga bisa lebih cepat lagi mendatangkan beras sehingga harganya tetap tidak naik, " jelasnya.
Menurutnya, jika stok terbatas maka, biasanya melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) akan memenuhi kekurangan stok tersebut.
"Berdasarkan rapat beberapa waktu lalu kalau di Bulog itu punya stok sampai enam bulan kedepan. Artinya, kalau pasokan di Didistributor satu minggu kedepan habis karena jalan belum lancara . Mungkin nanti Bulog bisa memasukan ke Pasar sehingga harga tetap setabil, " paparnya.
Dengan demikian menurut dia tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk harga beras ini. "Saya yakin satu minggu ini jalan Riau-Sumbar sudah baik sehingga bisa dibilang normal dan barang bisa masuk lagi, " katanya.
Sementara itu, Karyawan Distributor di Jalan Jendral, Rosmiati mengatakan, untuk stok beras di Pekanbaru masih cukup banyak karena untuk beras tidak hanya didatangkan dari Sumatra Barat namun juga didatangkan dari Provinsi lain seperti Sumatra Selatan.
"Harganya masih normal. Untuk distribusi memang tersendat karena musibah itu. Tapi, beras yang kita datangkan tidak hanya dari Sumbar tapi, banyak juga dari Palembang, " pungkasnya. (*)