Minta Utang Pajak Diperkecil, Permintaan PT IKPP Ditolak Pemkab Siak

Muzammil menyebut, negosiasi Pemkab dan PT IKPP masih terus berlanjut. Sebab, Direktur PT IKPP Hasanuddin

Minta Utang Pajak Diperkecil, Permintaan PT IKPP Ditolak Pemkab Siak
internet
LOGO PT INDAH KIAT PULP AND PAPER

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak kembali menolak permintaan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) untuk memperkecil tunggakan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) non PLN. Perusahan pabrik kertas itu memohon hutang sebesar Rp 28 miliar lebih diciutkan menjadi Rp 2,6 miliar.

"Dia meminta agar tunggakan PPJ itu dibayar sebesar Rp 2,6 miliar saja dari total Rp 28 miliar lebih. Kami tentu menolaknya, dan dia meminta negosiasi lagi," kata Kabid PAD DPPKAD Siak Muzammil, Rabu (15/3/2017).

Muzammil menyebut, negosiasi Pemkab dan PT IKPP masih terus berlanjut. Sebab, Direktur PT IKPP Hasanuddin yang hadir rapat dengan Pemkab Siak Februari 2017 lalu, masih meminta waktu untuk membicarakan metode pembayaran hutang itu dengan direksi perusahaan di Jakarta.

"Rencananya Maret ini kembali ada pertemuan. Bagaimana hasil pembicaraan internalnya kita tunggulah dulu dari mereka," tambah dia.

Muzammil menyebut, Pemkab Siak hanya bisa menerima bila PT IKPP mencicil pembayaran hutang itu sebesar Rp 2,6 miliar perbulan. Namun, Pemkab Siak akan terus menolak bila pihak PT IKPP meminta pengurangan nominal dari yang ditetapkan BPK RI.

Sebelumnya, Bupati Siak Syamsuar menyurati PT IKPP agar segera membayarkan PPJ non PLN tahun 2014 iti sebesar Rp 28 miliar lebih. Hal itu diketahui pasa surat bernonor 97p/DPPKAD-PAD/2015/336 perihal penyampaian surat ketetapan pajak daerah kurang bayar tambahan PPJ non PLN pada 2014. Dalam surat itu dilampirkan pula Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar Tambahan (SKPDKBT) dan nomor rekening kas daerah kabupaten Siak.

Surat tersebut juga ditembuskan ke BPKRI perwakilan Riau. Sebab, hutang pajak yang saat ini masih ditagih juga merupakan temuan BPK RI perwakilan Riau atas hasil audit terhadap APBD Siak tahun 2014. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved