Breaking News:

IBCSD Gelar Workshop Hak Asasi Manusia dalam Bisnis Berkelanjutan

IBCSD sebagai asosiasi yang berkomitmen dalam isu pembangunan berkelanjutan akan terus meningkatkan kesadaran akan HAM dalam dunia usaha

Editor: harismanto
Tribun Pekanbaru/Harismanto
Ketua IBCSD Tony Wenas 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Ketua Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Tony Wenas, mengatakan, IBCSD sebagai asosiasi yang berkomitmen dalam isu pembangunan berkelanjutan akan terus meningkatkan kesadaran akan HAM dalam dunia usaha melalui praktik yang baik, perluasan jejaring dan inisiatif, serta peningkatan kapasitas'.

"Lokakarya ini bertujuan untuk mempromosikan isu HAM yang berdampak pada aspek ekononomi, sosial dan lingkungan dunia usaha. Menerapkan prinsip prinsip HAM dalam kegiatan usaha dapat menghindarkan dunia usaha dari kendala yang mengakibatkan penurunan produktivitas perusahaan dan mengalubatkan dampak negatif pada lingkungan dan masyarakat," kata Tonym dalam Human Right for Sustainable Workshop, Kamis (6/3/2017) di Jakarta.

Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) merupakan asosiasi yang lahir dari inisiatif sekumpulan perusahaan yang memiliki komitmen dalam mempromosikan pembangunan berkelanjutan melalui pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, keseimbangan ekologi dan kemajuan sosial.

IBCSD menyediakan tempat bagi dunia usaha untuk saling berbagi dan mempromosikan praktek-praktek bisnis dalam mengatasi resiko serta mendapatkan keuntungan dari peluang pencapaian pembangunan berkelanjutan. IBCSD juga bertindak sebagai mitra kerja pemerintah dan masyarakat sipil yang memberikan masukan dari sisi bisnis dan solusi bagi kebijakan lndonesia mengenai isu-isu keberlanjutan.

IBCSD dan ICCO Cooperation EU memandang penting untuk selalu mengedepankan isu HAM dalam kegiatan operasional dunia usaha. lokakarya ini juga merupakan bagian dari rangkaian kampanye ICCO Cooperation yang berfokus pada kekuatan kolaborasi dalam mempromosikan pengembangan ekonomi inklusif yang berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada beberapa dekade terakhir, tuntutan bagi sektor dunia usaha untuk menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang berkelanjutan dalam berbagai kebijakan internal mereka dan pada rantai suplai mereka telah meningkat. Sektor dunia usaha iuga dituntut untuk lebih memperhatikan dampak operasi mereka terhadap masyarakat dan lingkungan. Menanggapi hal tersebut. maka sektor dunia usaha/swasta perlu mengambil tantangan yang ada dengan memperhatikan seluruh aspek keberlanjutan yang terkait dan memastikan bahwa prinsipprinsip keberlanjutan tidak hanya sebagai kebijakan namun dapat dijalankan pada operasional di lapangan.

Kiswara Santi Prihandini selaku ICCO Coordinator Indonesia Program Policy and South East Asia Responsible Business, menambahkan, pihaknya yakin kemitraan antara publik dan dunia usaha mempakan hal yang akan membawa dampak positif bagi sosial dan perekonamian. Dengan menyediakan wadah untuk saling berbagi pengetahuan dan belajar dari pengalaman unik yang ada, maka para pemangku kepentingan diharapkan untuk dapat membangun hubungan yang balk dan membentuk agenda bersama dan mendapatkan perubahan yang berdampak positif'

"Sebagai usaha untuk mendorong dunia usaha mengimplementasikan HAM pada semua lini kegiatan usahanya, kami ingin menyebarluaskan lebih banyak ide dan inspirasi bagi publik mengenai praktik terbaik HAM dalam dunia usaha," tutup Kiswara. (nto)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved