Siak

BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN-KIS ke ASN Siak

Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten Siak disuguhkan pengetahuan mengenai perubahan mekanisme pelayanan kesehatan oleh BPJS Kesehatan Cabang Dumai

TribunPekanbaru/Mayonal Putra
Wakil Bupati Siak Alfedri membuka acara sosialisasi program JKN-KIS BPJS Kesehatan, Rabu (22/3/2017) di ruang rapat Raja Indra Pahlawan, kantor bupati Siak. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten Siak disuguhkan pengetahuan mengenai perubahan mekanisme pelayanan kesehatan oleh BPJS Kesehatan Cabang Dumai, Rabu (22/3/2017) dj ruang rapat Raja Indra Pahlawan, kantor bupati Siak. Kegiatan tersebut berlangsung santai dan dibuka oleh wakil bupati Siak Alfedri. 

Kepala cabang BPJS cabang Dumai Adi Siswandi tampak sangat senang menghadapi peserta dari kalangan ASN. Ia menilai peserta di Siak sangat antusias mengikuti sosialisasi itu. 

"Alhamdulillah, kami diberikan kesempatan bisa langsung bertatap muka dengan para peserta yang teridiri dari ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak. Sebagai bagian dari tugas kami, kamu harus menjelaskan, bagaimana program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat dilaksanakan," kata dia. 

Ia menyebut, program JKN masih tergolong program baru. Begitu program layanan kesehatan diintegrasikan kedalam program Jaminan Kesehatan Nasional, terjadi beberapa perubahan. 

Ia menguraikan, BPJS Kesehatan telah menjalankan mandat dalam upaya pemberian pelayanan kepada peserta ataupun masyarakat  dengan melakukan berbagai penyempurnaan mekanismenya. Mekanisme pemberian informasi oleh BPJS Kesehatan kepada pihak eksternal dilakukan dengan cara antara lain melalui sosialisasi langsung kepada peserta dan masyarakat.

BPJS kesehatan saat ini juga bertanggungjawab atas program JKN dengan kartu identitas peserta yang disebut Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sementara Pemkab Siak termasuk Pemda yang komit menjalai program-program itu sesuai tuntutan aturan.

"Secara umum program ini telah memberikan manfaat kepada masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Alfedri menyambut baik sosialisasi yang diberikan oleh BPJS Kesehatan itu. Apalagi tentang beberapa perbaikan informasi yang akan diberikan oleh BPJS serta menyangkut hak dan kewajiban ASN yang belum terdaftar.

"Pemerintah kabupaten Siak komit memberikan pelayanan keaehatan kepada masyarakat. Namun saat ini, Pemda hanya boleh memprogramkan jaminan kesehatan hanya untuk masyarakat tergolong miskin. Jadi, kita juga ingin adanya peran dari BPJS memberikan layanan secara maksimal dan berkeadilan," kata dia. 

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved