Plt Kadis Budaya : Keberadaan Koleksi Museum Selama Ini Tertutup

Plt Kadis Budaya Provinsi Riau Yoserizal Zein Rabu (22/3/2017) menggelar dialog tentang penetapan cagar budaya tak bergerak Riau

Plt Kadis Budaya : Keberadaan Koleksi Museum Selama Ini Tertutup
TribunPekanbaru/Nasuha
Dialog tentang penetapan cagar budaya tak bergerak Riau bersama sejumlah Budayawan. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Plt Kadis Budaya Provinsi Riau Yoserizal Zein Rabu (22/3/2017) menggelar dialog tentang penetapan cagar budaya tak bergerak Riau bersama sejumlah Budayawan.

Dalam pertemuan itu Yose menyebut keberadaan Museum selama ini tertutup.

"Jadi tidak ada yang tahu selama ini. Tertutup seperti hantu di museun itu. Seharusnya kan dibuka saja ke masyarakat apa saja yang ada di Museum itu,"ujar Yose.

Baca: Waduh, Tujuh Benda Sejarah Museum Sang Nila Utama Digondol Maling

Baca: FOTO: Dicuri Maling, 7 Benda Bersejarah di Museum Sang Nila Utama Hilang

Beberapa pengunjung sedang melihat koleksi dan benda-benda bersejarah yang berada di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru, Selasa (21/3). Sebanyak 7 koleksi barang antik yang berada di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru mendadak hilang, tujuh benda koleksi yang hilang tersebut terdiri dari tiga keris melayu, satu pedang melayu sondang, satu piring seladon emas, satu kendi VOC dan satu kendi janggut. Peristiwa kehilangan tersebut sudah terjadi pada tanggal 13 Maret 2017.
Beberapa pengunjung sedang melihat koleksi dan benda-benda bersejarah yang berada di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru, Selasa (21/3). Sebanyak 7 koleksi barang antik yang berada di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru mendadak hilang, tujuh benda koleksi yang hilang tersebut terdiri dari tiga keris melayu, satu pedang melayu sondang, satu piring seladon emas, satu kendi VOC dan satu kendi janggut. Peristiwa kehilangan tersebut sudah terjadi pada tanggal 13 Maret 2017. (Tribun Pekanbaru/ Dodi Vladimir)

Apalagi ada sejumlah keganjilan dalam pengadaan barang-barang koleksi Museum yang hilang beberapa waktu lalu.  Dimana belum ada penyerahan yang dilakukan PPTK terkait pembelian barang tersebut.

"Jadi kedepan harus dibuka. Jangan ada yang ditutup-tutupi lagi di Museum itu,"ujar Yose.

Hadir dalam dialog itu OK Nizami, Taufik Ikram Jamil dan perwakilan dari Kabupaten/Kota serta yang terlibat dalam pengembangan budaya di Riau. (*)

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved