XTC JRC Muda Bertekad Perbaiki Diri
"Dulu kita akui ada beberapa dari anggota XTC Pekanbaru yang melakukan kriminal di jalanan Pekanbaru. Mereka
Penulis: | Editor:
Laporan: Zul Indra
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mendengar kata XTC, yang teringat di pikiran masyarakat adalah geng motor yang suka berbuat onar, kriminal, kerusuhan, begal dan tindakan negatif lainnya. Namun semenjak tahun 2016 lalu, mereka sepakat hijrah ke arah kegiatan positif.
"Dulu kita akui ada beberapa dari anggota XTC Pekanbaru yang melakukan kriminal di jalanan Pekanbaru. Mereka suka berbuat onar dan saling ejek dengan komunitas motor lainnya. Kami pun dicap sebagai geng motor yang suka begal. Padahal itu merupakan anggota XTC yang tidak terdaftar keanggotaannya. Untuk mengembalikan nama baik XTC, kami pun sepakat hijrah menjadi lebih baik dan merubah namanya menjadi XTC JRC Muda pada tahun 2016 lalu,"tutur Kepala Pimpinan XTC JRC Muda, Dika Andika Tanjung.
Dengan mengubah nama tersebut, mereka pun mulai berbenah membantu dan menolong masyarakat dalam berbagai kegiatan positif, mulai dari gotong royong, silaturahmi dengan komunitas motor lainnya hingga gelar doa bersama.
"Walaupun kami sudah berusaha meyakinkan masyarakat dengan kegiatan-kegiatan positif, namun masih banyak yang belum percaya bahwa kami bukanlah geng motor seperti dulu. Meski begitu, kami tidak akan menyerah dan terus melakukan kegiatan-kegiatan positif di tengah masyarakat,"ungkapnya.
Langkah lain yang sudah dibuat oleh komunitas XTC JRC Muda adalah mengajukan permohanan pendirian Operasi Kepemudaan (OKP) ke pemerintahan, mulai dari pihak kepolisian, camat hingga RT. Tugasnya adalah membantu warga yang dalam hal sosial. "Hingga saat ini proposal kami itu masih belum disetujui. Namun demikian, kami akan terus mencoba hingga ke pemerintah kota dan provinsi,"sambungnya.
Mereka pun melakukan kesepakatan dengan pihak suporter Asykar Theking untuk membangun dan menciptakan Kota Pekanbaru yang aman dan damai hingga kapanpun. "XTC JRC Muda dengan Asykar Theking ibarat sudah saudara. Kita bertekad ingin memajukan Riau dan Pekanbaru khususnya menjadi daerah yang aman dan damai. Percuma kita punya pancasila jika tidak mau mengabdi pada masyarakat dan negara, "ungkap Dika. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/xtc-ok_20170323_143220.jpg)