Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Kasus Mutilasi

Dua Tusukan Sebabkan Kematian Bayu Santoso

Hasilnya diketahui korban tewas karena adanya luka tusukan fatal di bagian vital korban, Paru-paru, dan Jantung.

Penulis: Ilham Yafiz | Editor: Sesri

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Tim identifikasi Polda Riau telah melakukan proses autopsi terhadap jenazah korban pembunuhan dan mutilasi di Bengkalis, Bayu Santoso di lokasi pembunuhan.

Hasilnya diketahui korban tewas karena adanya luka tusukan fatal di bagian vital korban, Paru-paru, dan Jantung.

"Dari tim Dokkes Polda ke lokasi membantu indentifikasi. Ada dua tusukan fatal di bagian paru paru dan jantung. Itu yang sementara menyebabkan kematian korban," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada Tribun, Rabu (29/3/2017).

Baca: Kasus Mutilasi di Bengkalis Diduga Karena Hutang-piutang

Baca: Foto Korban Mutilasi di Rupat Tersebar di Facebook

Korban dimutilasi sebanyak lima bagian besar potongan tubuh. Potongan tubuh tersebut disembunyikan pelaku, Ari di dalam tas dan ditempatkan di dalam Drum

"Lima bagian besar potongan tubuh. Sebagian diletakkan di Koper dan tas hitam. Ini diletakkan di dalam drum, drum ditempatkan di dalam kamar," lanjut Guntur.

Kasus pembunuhan dan mutilasi di Kabupaten Bengkalis akhir pekan lalu diduga bermotif hutang-piutang.

Pelaku, Hary yang saat ini buron membunuh korban, Bayu Santoso dengan menikam dari belakang menggunakan dua senjata tajam.

"Motif awalnya karena hutang piutang. Sakit hati, pelaku menghabisi korban menusuk dari belakang," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada Tribun, Rabu (29/3/2017).

Pembunuhan di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Rupat tersebut dilakukan di kediaman korban. Tragisnya, korban, setelah dibunuh langsung dipotong-potong, atau dimutilasi.

Potongan tubuh tersebut lantas disimpan di dalam tas, dan dimasukkan ke dalam drum. Pelaku sampai saat ini masih berstatus buron.

"Tim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," tegas Guntur. (*)

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved