Selasa, 5 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

EKSKLUSIF

Sky-Jek Diprakarsai 5 Mahasiswa di Pekanbaru

Untuk tarif, manajemen Sky-Jek berencana mematok Rp 3 ribu lima kilometer pertama. Lalu, selanjutnya penumpang dikenakan biaya Rp 2 ribu setiap 1 Km

Tayang:
Editor: harismanto
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tak hanya operator dari Jakarta yang tertarik menjalani bisnis ojek online. Beberapa pengusaha lokal ikut bermain di bisnis ini. Sebut saja Sky-Jek dan Ojek Online Pekanbaru. Sky-Jek sendiri berencana akan diperkenalkan pada masyarakat Pekanbaru awal April ini.

Sky-Jek yang diprakarsai lima mahasiswa dari berbagai universitas di Pekanbaru ini sudah merancang aplikasi Sky-Jek sejak November 2016 silam. "Kita optimistis Sky-Jek akan sangat diterima oleh masyarakat Pekanbaru dan kami sangat serius untuk mengembangkannya," kata CEO Sky-Jek, Fadil.

Untuk tarif, manajemen Sky-Jek berencana mematok Rp 3 ribu lima kilometer pertama. Lalu, selanjutnya penumpang dikenakan biaya Rp 2 ribu setiap satu kilometer.

"Sebagai langkah awal, kami memilih fokus untuk merangkul para driver dahulu. Adapun target kita satu tahun awal berdiri ini adalah 300 driver," paparnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi timbulnya masalah dengan ojek konvensional, Fadil menjelaskan pihaknya berusaha menjalin komunikasi dengan beberapa pangkalan ojek.

"Kita akan coba rangkul mereka agar bergabung bersama Sky-Jek ini," tuturnya.

Kata dia, driver Sky-Jek bisa siapa saja, termasuk mahasiswa. "Untuk pendaftaran bisa mengisi form melalui situs kami, Sky-Jek.com.Nanti, tim kami akan memverifikasinya," terang Fadil.

Lebih rinci, Fadil menjelaskan sistim bagi hasil dengan driver. Yakni, 80 persen dari ongkos untuk driver, sedangkan 20 persen untuk Sky-Jek selaku operator.

"Nah untuk pembayaran bisa dilakukan transaksi tunai ataupun nontunai melalui kartu kredit atau lainnya. Dan pembayaran ini bisa dilakukan sekali seminggu," imbuhnya.

Fadil menambahkan, timnya akan melakukan ekspansi bisnis melalui penambahan layanan di masa datang.

"Seperti para driver kita arahkan untuk menjadi pengantar barang dengan mendaftar sebagai agen TIKI melalui layanan Sky-Kurir. Dan juga, kita akan menambah layanan antar makanan," sambungnya.

Fadil optimistis jasa layanan ojek online akan berkembang dan diterima di masyarakat, mengingat perkembangan sosial ekonomi di Pekanbaru terus menggeliat. "Apalagi ini kan produk lokal, dari Pekanbaru untuk Pekanbaru," ucapnya.

Sebagai informasi tambahan, Sky-Jek juga tengah mengurus izin operasional dengan jenis badan hukum CV.

Ditemui di Local Pantry, Jalan Riau, Selasa pekan lalu, Pimpinan Perusahaan Ojek Online Pekanbaru, M Noer mengatakan layanan jasa ojek online miliknya melayani hampir semua bentuk kebutuhan konsumen.

Bagi pria yang akrab disapa Noer ini, kepuasaan konsumen dan pelayanan terbaik adalah hal yang menjadi prioritas utama dalam menggaet calon penumpang atau yang telah menjadi langganan.

"Bentuk pelayanan Ojek Pekanbaru melayani mulai dari pembelian makanan, antar jemput penumpang, antar jemput dokumen, terus juga ada antar jemput anak sekolah," sebut Noer.

Tidak hanya mengggunakan armada sepeda motor, Ojek Online Pekanbaru juga melayani ojek mobil dengan tarif Rp 5 ribu per kilometer. "Untuk armada motor kita tetapkan tarif Rp 2 ribu per kilometer," jelasnya.

Ojek Online Pelanbaru menyediakan kartu member bagi penumpang setia mereka. Pemegang kartu akan mendapat diskon setiap kali pemesanan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan.

”Untuk mendapatkan kartu member, penumpang cuma perlu pesan ojek kita sebanyak lima kali. Setelah itu, pada pemesanan yang keenam, barulah kita kasih free satu kartu member," sebutnya.

Ojek Online Pekanbaru berdiri sejak 2015. Kini dengan akan masuknya perusahaan besar seperti Go-Jek dan telah hadirnya beberapa ojek-ojek lokal berbasis aplikasi lainnya di Kota Bertuah, Noer mengakui persaingan antar perusaahan akan semakin ketat lagi dalam mendapat konsumen.

Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik. "Makanya kita lebih fokus ke pelayanan. Kalau pelayanan kita bagus, berapapun perusahaan ojek online yang masuk ke Pekanbaru, pelanggang pasti akan tetap melihat kita," terang Noer.

Selaku pemilik perusaan ojek, Noer tidak menanggapi negatif kehadiran perusahaan Go-Jek yang saat ini tengah siap-siap menggebrak Pekanbaru. Ia mengaku justru akan memanfaatkan hal tersebut sebagai bentuk sarana belajar demi meningkatkan pelayanan perusahaan.

Saat ini, di Ojek Online Pekanbaru memiliki 10 hingga 15 armada motor, ditambah dengan dua ojek mobil yang siap melayani konsumen hingga seluruh kabupaten dan kota yang ada di Riau.

Dipaparkan Noer, secara rata-rata Ojek Online Pekanbaru melayani 10 hingga 50 penumpang setiap harinya. Selain berusaha mencari penumpang baru, mereka akan terus melakukan beragam cara manarik guna tetap diminati penumpang.

"Pada April nanti kita pun akan mempermudah pelanggan dengan penggunaan aplikasi. Saat ini masih melalui telepon atau WA, tapi besok setelah launching pelanggan tinggal order melalui aplikasi. Sekarang masih ada beberapa hal yang harus kita sempurnakan untuk aplikasi ini. Aplikasinya bisa diunduh di Google Playstore," kata dia. (TRIBUN PEKANBARU CETAK/cr7/mad/cr2/ zid)

Bagaimanakah langkah operator ojek online nasional dalam menapakan bisnis di Pekanbaru? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru EDISI HARI INI. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

LIKE/SUKA Fanspage Facebook: Tribun Pekanbaru, FOLLOW Twitter & Instagram: @tribunpekanbaru, SUBSCRIBE Channel Youtube: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved