Setelah Hadapi Myanmar, Ada Perubahan dari Permainan Timnas Indonesia U-22
Evaluasi terus dilakukan oleh staf pelatih Timnas Indonesia U-22 usai kekalahan 1-3 dari Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong,
Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasetya
TRIBUNPEKANBARU.COM, TANGERANG - Evaluasi terus dilakukan oleh staf pelatih Timnas Indonesia U-22 usai kekalahan 1-3 dari Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/3/2017).
Berbagai sesi latihan untuk latihan fisik dan taktik sudah diberikan oleh Luis Milla kepada anak-anak asuhnya.
Setidaknya sesi latihan yang terus dilakukan oleh Milla kepada 26 pemainnya sedikit membuahkan hasil.
Pasalnya Pelatih Kiper Timnas Indonesia U-22, Eduardo Perez, mengatakan ada perubahan dari permainan anak-anak asuhnya selepas melawan Myanmar.
"Kita masih dalam proses untuk lebih baik karena kita baru berlatih selama satu bulan," kata Eduardo di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (1/4/2017).
"Saya belum bisa memberikan penilaian berapa besar tim ini tapi yang pasti ada perubahan setiap hari semakin bagus," sambungnya.
"Mereka sudah mulai mengerti dengan taktik dan semoga semakin lebih baik ke depan," tambahnya.
Setelah melawan Myanmar, Timnas Indonesia U-22 akan bersua dengan Persija Jakarta pada laga uji coba yang digelar tanggal 5 April 2017 di Stadion Patriot, Bekasi.
Itu menjadi laga uji coba terakhir bagi Evan Dimas dkk sebelum ke Spanyol pada 15 April 2017. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tim-pelatih-timnas-indonesia-eduardo-perez-luis-milla_20170401_135729.jpg)