Breaking News:

Ratusan Tewas dalam Bencana Longsor Setelah Hujan Lebat dan Sungai Meluap di Kolombia

Sedikitnya 206 tewas dan ratusan lain luka-luka akibat bencana tanah longsor di Kolombia.

Editor: Ariestia
Colombian Fire Service
Lumpur tebal menimbun kawasan-kawasan pemukiman. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sedikitnya 206 tewas dan ratusan lain luka-luka akibat bencana tanah longsor di Kolombia.

Hujan lebat berjam-jam sepanjang malam menyebabkan sungai-sungai meluap, rumah-rumah disapu banjir lumpur di provinsi Putumayo, kata para petugas lembaga bantuan.

Palang Merah mengatakan bahwa setidaknya 220 orang hilang, dan 202 lainnya luka-luka.

Presiden Juan Manuel Santos, yang melakukan perjalanan ke daerah tersebut, mengatakan tentara telah dikerahkan sebagai bagian dari langkah tanggap darurat nasional.

Dia memberlakukan keadaan darurat di wilayah tersebut.

Kantor berita Reuters mengatakan lebih dari 1.100 tentara dan polisi telah bergabung dalam upaya penyelamatan. Seorang perwira militer mengatakan rumah sakit utama di daerah itu kewalahan untuk mengatasi.

Gubernur wilayah itu, Sorrel Aroca, mengatakan kepada media Kolombia bahwa seluruh kawasan itu telah terkubur.

Lermbaga-lembaga penyelamatan mengatakan upaya mereka terhambat oleh cuaca yang tetap buruk dan infrastruktur yang rusak.

"Ada masalah mobilitas di hampir 80% fasilitas jalan. Dan jarak dari ujung jalan raya ke lokasi longsor masih sejauh tiga jam perjalanan," kata seorang petugas polisi.

Jembatan-jembatan juga hanyut diterjang banjir.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved