Breaking News:

Gelombang Laut Tinggi Terpaksa Pencarian Jasad Yudi Dihentikan Sementara

"Kondisi gelombang laut dan angin yang kencang membuat proses evakuasi menjadi terkendala. Tapi tetap kita

Penulis: Fernando | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pangkalan Kerinci ditemukan tewas mengapung di sungai, Minggu (13/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Proses pencarian jasad Yudi Novri, satu lagi korban tenggelam di Dermaga Pelabuhan Roro Dumai-Rupat, Rabu (5/4) terpaksa dihentikan. Sebab kondisi cuaca yang tidak memungkinan. Padahal rencananya proses pencarian dilanjutkan hingga Kamis (6/4) sore.

Pantauan Tribun, kondisi angin dan gelombang laut yang tinggi. Maka proses pencarian dihentikan untuk sementara waktu karena faktor cuaca. Rencananya proses pencarian akan ditunda hingga, Jum'at (7/4).

"Kondisi gelombang laut dan angin yang kencang membuat proses evakuasi menjadi terkendala. Tapi tetap kita berupaya untuk optimal," ujar Kapten Kapal Basarnas Pekanbaru, Leni Tadika kepada Tribun, Kamis siang.

Wanita berkerudung ini mengatakan bahwa upaya pencarian sudah dimulai sejak Rabu malam. Sebanyak 35 personel Tim Gabungan dikerahkan. Mulai dari Tim Basarnas, Lanal Dumai, BPBD Dumai dan Satuan Polisi Perairan. Jasad satu korban, yakni Muhammad Ridwan akhirnya ditemukan oleh tim gabungan bersama masyarakat sekitar pukul 11.15 WIB.

Setelah tim melakukan pencarian hingga tiga jam di sekitar dermaga. Sedangkan jasad korban Yudi masih belum kunjung ditemukan. Tapi sejumlah personel masih disiagakan di Dermaga Pelabuhan Roro Dumai- Rupat dan Dermaga TPI Purnama. (fer)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved