Kamis, 4 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Saat Pagelaran Seni, Keris Tembus Rongga Perut Putu Nadiasa

Perawat jaga BRSUD Tabanan Ni Kadek Indrayanti menyebut, pasien atas nama Nadiasa tiba di UGD BRSUD

Tayang:
Editor:
Tribun Bali/I Made Argawa/Prima/Dwi S
Lokasi pementasan calonarang di Pura Dalem Tegal Jadi, Minggu (16/4/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BALI - Sejumlah anggota keluarga I Putu Nadiasa (41) asal Banjar/Desa Tegal Jadi, Kecamatan Marga, Tabanan, tampak menunggu penuh cemas di depan ruangan operasi BRSUD Tabanan, Bali, Minggu (16/4/2017) siang.

Putu Nadiasa mengalami luka tusuk saat ikut ngunying pada pagelaran Calonarang di Pura Dalem Desa Pakraman Tegal Jadi pada Minggu dinihari.

Perawat jaga BRSUD Tabanan Ni Kadek Indrayanti menyebut, pasien atas nama Nadiasa tiba di UGD BRSUD Tabanan sekitar pukul 01.34 Wita.

Pasien mengalami luka sepanjang dua centimeter di bagian perut.

"Pasien sudah menjalani operasi sekitar pukul 09.00 Wita, kondisi sudah sadar dan kemungkinan akan dipindahkan ke ruang perawatan," katanya kepada Tribun Bali, kemarin.

Perawat berkacamata itu menyebutkan keris yang digunakan untuk ngunying tembus hingga rongga perut Nadiasa, tapi tidak mengenai organ dalamnya.

"Seberapa dalam lukanya, dokter tidak menyebutkan. Tapi, tidak ada luka pada organ dalam,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, saat upacara piodalan di Pura Dalem Tegal Jadi diadakan pementasan Calonarang di jaba kaja pura tersebut, Sabtu (15/4/2017) malam, bertepatan dengan Hari Raya Kuningan dan Hari Kajeng Keliwon Uwudan.

Setelah berlangsung hampir tiga jam, tibalah puncak dari pementasan Calonarang.

Inilah saat yang paling ditunggu-tunggu penonton, yaitu keluarnya tapakan Rangda.

Suasana penuh magis pun tersaji kala tapakan Rangda medal.

Apalagi saat itu tepat tengah malam, atau sekitar pukul 00.30 Wita.

Sejurus kemudian terdengar suara teriakan histeris dari sejumlah warga.

Ternyata banyak warga yang mengalami kerauhan (kerasukan), termasuk Nadiasa.

Beberapa warga yang kerauhan, kemudian ramai-ramai menghujamkan kerisnya kepada tapakan Rangda.

Pementasan malam itu pun makin menegangkan.

Nadiasa sempat beberapa kali menusuk tubuh Rangda dengan kerisnya.

Namun tapakan Rangda tak mengalami luka sedikit pun.

Saat tapakan Rangda masuk ke jeroan pura, warga lain dan Nadiasa melakukan aksi ngurek atau ngunying.

Namun tanpa diduga, korban yang tengah trance, tertusuk keris.

Setelah dicek, Nadiasa mengalami luka pada perut bagian atas.

Selanjutnya korban langsung dibawa ke BRSUD Tabanan untuk mendapat perawatan. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved