Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Hari Keempat Pekan Sastra Dimeriahkan Lomba Berbalas Pantun

Peserta tampil secara tim dengan jumlah per tim dua orang, masing-masing tim akan saling berhadapan seperti

Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor:
Tribun Pekanbaru/ Hendri Gusmulyadi
Dua tim saat lomba berbalas pantun pada kegiatan Pekan Satra yang diadakan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau, di Halaman Kantor Balai Bahasa Prov Riau, Komplek Universitas Riau, Kamis (20/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Di hari keempat Pekan Sastra yang diadakan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau, berlangsung dengan kegiatan lomba berbalas pantun antar mahasiswa yang terlaksana di Halaman Kantor Balai Bahasa Prov Riau, Komplek Universitas Riau, Kamis (20/4/2017).

Dalam lomba kali ini, peserta melakukan jual beli pantun melayu dengan tema yang telah ditentukan oleh pihak panitia. Terdapat 19 tema pantun yang disediakan.

Peserta tampil secara tim dengan jumlah per tim dua orang, masing-masing tim akan saling berhadapan seperti sebuah kompetisi liga dalam waktu 10 menit pada setiap babak

Setelah semua tim saling berhadapan, pihak Panitia akan menentukan tim mana yang memiliki nilai tertinggi untuk kemudian dijadikan sebagai pemenang.

Ketua Pelaksana Lomba Jual Beli Pantun, Yulita Fitriana mengatakan, bagi tiga pemantun terbaik sebut Yulita, akan menjadi perwakilan Riau pada lomba berbalas pantun di Sumatera Barat pada Agustus 2017 nanti.

"Yang kita bawa bukan tim terbaik. Jadi walau dia juara 1 tapi belum tentu pemantun terbaik. Kita nilai pemantun secara perorangan," ungkap Yulita.

Adapun juri pada lomba berbalas pantun ini terdiri dari Syafrudin Saleh Sei Gergaji dari Universitas Lancang Kuning, Ncik Ezi, penyiar di salah satu stasiun TV Local Riau, dan Musthamir Thalib dari Lembaga Adat Melayu (LAM).

Dalam pelaksanaan lomba, masih terdapat kekurangan yang ditampilkan peserta saat kompetisi, mulai dari spontanitas berpantun, kurang variatif dalam sampiran dan kurangnya pengetahuan peserta terkait tema yang telah ditentukan.

Untuk terus meningkatkan serta mempertahankan tradisi berpantun di kalangan masyarakat, Yulita berharap generasi muda Provinsi Riau untuk lebih memasyarakatkan pantun di lingkungan mereka.

"Jadi dengan peran pemuda seperti ini, masyarakat menjadi lebih familiar lagi dalam berpantun. Tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga bisa mengajak orang lain," tandasnya.

Inilah daftar pemenang lomba berbalas pantun dalam kegiatan pekan sastra di depan kantor balai Bahasa Provinsi Riau kemarin. Juara 1 tim Robi Komari dan Nurul Amalia, juara 2 Muhammad Aidil Fakhri dan Selfie Ulfa, juara 3 Kelik Runiardiyanto dan Muhammad Rafi, juara 4 Aidil Febriansyah dan Andri Saputra, kemudian juara 5 Riski Yeni Anggraini dan Asma Tilla. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved