Breaking News:

DPK Taja Sosialisasi Penggunaan Data Berbasis IT di Aula Pemko Pekanbaru

Menyikapi perkembangan global saat ini lebih didominasi oleh teknologi informasi dan komunikasi kekinian.

TribunPekanbaru/Syahrul Ramadhan
Penandatanganan berita acara sosialisasi pengelolaan arsip dinamis berbasis IT oleh Pj Wako Pekanbaru Edwar Sanger di Aula Pemko Pekanbaru. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syahrul Ramadhan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Pekanbaru menyelenggarakan sosialisasi pengelolaan arsip dinamis berbasis IT melalui implementasi sistem informasi kearsipan dinamis (SKID) di lingkungan Pemko Pekanbaru pada Senin (8/5/2017) di Aula Kantor Wako Pekanbaru.

Disampaikan oleh Kabid Kearsipan DPK Kota Pekanbaru Sri Irawani, sosialisasi dilakukan untuk mendorong pengelolaan administrasi kearsipan pada masa sekarang kearah proses penggunaan ilmu teknologi canggih.

Penandatanganan berita acara sosialisasi pengelolaan arsip dinamis berbasis IT oleh Pj Wako Pekanbaru Edwar Sanger di Aula Pemko Pekanbaru.
Penandatanganan berita acara sosialisasi pengelolaan arsip dinamis berbasis IT oleh Pj Wako Pekanbaru Edwar Sanger di Aula Pemko Pekanbaru. (TribunPekanbaru/Syahrul Ramadhan)

"Sistem informasi kearsipan nasional (SIKN) dan jaringan informasi kearsipan nasional (JKIN) selama ini telah dikembangkan oleh Arsip Nasional RI sebagai model implementasi E-Records (arsip dinamis) dan E-Archives (arsip statis)," katanya.

Menurutnya, menyikapi perkembangan global saat ini lebih didominasi oleh teknologi informasi dan komunikasi kekinian. Dalam hal ini, Pemko Pekanbaru harus dapat mengimbangi kemampuan dan kesiapan aparatur dalam penggunaan sarana dan prasarana yang mengikuti zaman.

Untuk itu, melalui berbagai kebijakan kelembagaan maupun keuangan sinergis dengan kebijakan pemerintah pusat dan pemprov, diharapkan perkembangan tersebut dapat diimbangi oleh masing-masing pegawai.

"Kompleksitas persoalan pembangunan dihadapi Kota Pekanbaru saat ini membutuhkan percepatan pembangunan yang smart economy, smart mobility, smart environment, smart people, smart living dan smart government," tambahnya.

Menurut Sri, untuk mewujudkan smart government, salah satunya bisa dengan pemanfaatan Teknologi Informasi Kekinian (TIK) dalam pengelolaan kearsipan.

Dengan demikian, bisa mendukung terwujudnya e-Government dalam tata kelola pemerintahan sehingga menjadi lebih efektif, efisien dan transparan.

"SIKD, adalah sistem pengolahan arsip berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk menangani pengelolaan arsip dinamis pada masing-masing OPD," ungkap Sri.

"Dalam hal ini, SIKD ditargetkan bisa menjadi pencipta arsip digital di lingkungan Pemko Pekanbaru," tandasnya.

Dalam sosialisasi yang dibuka oleh Pj Wako Pekanbaru Edwar Sanger, narasumber dari Arsip Nasional RI Widarno dan Kadis DPK Kota Pekanbaru Nelfiyonna bersama dengan 110 peserta lainnya. (*)

Penulis: Syahrul
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved