Ramadhan 1438 H

Kanwil Riau Lakukan Rukiyatul Hilal di Dua Titik Ini

Kementerian Agama wilayah Provinsi Riau akan melakukan rukyatul hilal atau melihat bulan untuk menetapkan awal Ramadan 1438 Hijriah.

Kanwil Riau Lakukan Rukiyatul Hilal di Dua Titik Ini
darkroom.baltimoresun.com
Hilal Puasa Ramadhan 

Laporan reporter Tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU. COM, PEKANBARU - Kementerian Agama wilayah Provinsi Riau akan melakukan rukyatul hilal atau melihat bulan untuk menetapkan awal Ramadan 1438 Hijriah/ 2017 Masehi, Jumat 26 Mei 2017.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs. H. Ahmad Supardi, MA kepada Tribun, Kamis (25/5/2017) di Pekanbaru menjelaskan ada ada dua titik yang menjadi tempat untuk rukyatul hilal yakni di Menara 99 Islami Center Kabupaten Rokan Hulu dan titik kedua di Kilometer 32 Makoramil, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

"Sesuai arahan dari Pusat untuk di Riau dua titik inilah yang akan kita jadikan tempat atau lokasi rukyatul hilal dalam menentukan awal Ramadhan 1438 Hijeriah ini," jelasnya.

Menurutnya proses rukyatul hilal akan dimulai sekitar pukul 16.30 WIB dengan menggunakan alat sejenis teropong yang disebut Teodolit untuk melihat posisi bulan dan akan langsung dilakukan oleh jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Ya kita akan mulai kira-kira 16.30 wib sudah harus stand by untuk melakukan peneropongan. Untuk kelengkapannya sudah kita persiapkan tinggal saja besok (hari ini,red) kita sama-sama lihat hasilnya seperti apa," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, setelah melakukan rukyatul hilal, hasil pengamatan tersebut akan langsung dilaporkan ke Jakarta untuk kemudian menjadi salah satu masukan dalam sidang isbath penetapan awal Ramadhan.

"Penentuan awal Ramadhan itukan nanti diputuskan dalam sidang isbath, jadi dua titik yang kita Pantau di Riau ini hanya menjadi bagian dalam penentu awal Ramadhan. Sehinga begitu selesai kita lakukan rukiyatul hilal akan kita laporkan saat itu juga ke Jakarta," sambungnya

Lantas bagaimana jika pada saat melakukan rukiyatul hilal nanti dengan kondisi cuaca mendung atau bahkan hujan. Menurutnya tidak perlu khawatir, karena pelaksanaan Ramadhan tahun ini kemungkinan besar sama. Pasalnya, jika dilihat ketinggian hilal, saat ini sudah nampak 7 derajat. Artinya, sudah memenuhi kriteria penetapan 1 Ramadhan yang akan jatuh pada Sabtu 27 Mei nanti.

"Namun, tentunya kita tetap menunggu keputusan hasil dari sidang isbat. Hal ini bagian dari upaya pemerintah agar 1 Ramadan dialami serentak oleh seluruh umat Islam di Indonesia. Jadi, kita harus tetap bersabar menunggu penetapan dari Pusat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Aan Ramdani
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved