Milenial

Tambah Ilmu Agama Lewat Tausiah di Media Sosial

Berbagai tausiah ustadz, mulai dari lokal hingga ustadz nasional dan internasional bisa didapatkan.

Tambah Ilmu Agama Lewat Tausiah di Media Sosial
TribunPekanbaru/Nolpitos
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nolpitos

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perkembangan teknologi saat ini tidak saja memudahkan manusia dalam aktifitasnya, namun juga memudahkan untuk mendapatkan informasi. Tidak saja informasi tentang politik dan pemerintahan, namun juga informasi tentang agama. Informasi tentang agama khususnya agama Islam bisa didapatkan satu di antaranya melalui media sosial.

Berbagai tausiah ustadz, mulai dari lokal hingga ustadz nasional dan internasional bisa didapatkan. Khususnya cewek-cewek, mereka yang tidak memiliki waktu banyak mendalami ilmu agama, kini mereka dengan muda bisa menambah dan mendalami ilmu agama. Tinggal sentuh layar smartphone, mereka bisa menyaksikan tausiah melalui media sosial. Cewek yang sering menyaksikan tausiah melalui media sosial di antaranya Nova.

Gadis satu ini sering menyaksikan tausiah melaui Youtube, karena ia ingin mendalami ilmu agama. Sebagai seorang guru di Taman Kanak-kanak, ia tidak memiliki banyak waktu untuk datang ke pengajian, sehingga ia memilih mendengar dan menyaksikan tausiah melalui Youtube, Facebook dan lainnya.

“Saya sering menyaksikan tausiah Ustadz Abdul Shomad, Mustafa Umar, dan Ustadz tingkat nasional. Saya mendengar dan menyaksikannya menjelang tidur, atau saat istirahat sekolah. Saya sering mendengar dan menyaksikan tausiah tentang fiqih, karena fikih membahas tentang ketentuan menjalankan ibadah. Selain itu, juga tentang kehidupan masa kini, dan juga terkait dengan perkembangan Islam,” ungkap Nova kepada Tribunpekanbaru.com pada Jumat (26/5).

Cewek yang juga sering mendengar dan menyaksikan tausiah di media sosial adalah Novera. Bagi Novera, perkembangan teknologi saat ini tidak saja memudahkan ia dalam beraktifitas, namun juga memudahkan ia untuk mendalami ilmu agama, dengan mendengar dan menyaksikan tausiah melalui media sosial.

“Saya sering menyaksikan tausiah melalui Youtube, Facebook, dan Instagram. Kadang ada sharing dari teman-teman, dan kadang ada yang langsung saya cari sendiri. Saya sering dengar tausiah ustadz ternama satu di antaranya Zakir Naik, dan saya sering menyaksikan tausiah itu saat jam istirahat, atau saat membutuhkan penjelasan tentang suatu hal tentang ibadah,” ungkap Novera.

Siska sering menyaksikan tausiah melalui smartohone di media sosial Intagram dan Youtube. Ia suka menyaksikan tausiah di media sosial karena simple dan bisa kapan saja ia ingin lihat. Ia sering menyaksikan tausiah Hannan Attaki, yang merupakan seorang pemuda hijrah.

“Melihat tausiah Hannan sangat tenang dan syahdu mendengarnya. Saya suka menyaksikan tausiah melalui media sosial karena lebih merasa simple dan puas, di manapun dan kapanpun saya ingin lihat dan dengar, saya langsung bisa membukanya,” ungkap Siska.

siska
siska (Istimewa)

Sri sering menyaksikan tausiah melalui Instagram yang dikirim dari akun yang ia ikuti, khususnya akun portal Islam. Selain itu, juga melalui Youtube dan ia tingggal pilih ustadz yang ia mau. Sri sering menyaksikan tausiah melalui media sosial karena ia butuh yang namanya makanan untuk rohani, dan media sosial saat ini sudah mampu update tentang tausiah dengan terjadwal, dan juga lebih menarik dan simple karena tinggal klik dan lihat.

sri wahyuni
sri wahyuni (ISTIMEWA)

“Waktu saya padat sebagai seorang mahasiswa di kampus, maka tausiah di media sosial membantu saya untuk tetap menjaga dan menambah keimanan. Saya sering menyaksikan tausiah Ustadz Basamalah, Ustadz Felix Siau dan Ustadz Mustafa Umar Riau, dan ustadz tafaqquh lainnya. Tausiah di media sosial itu bisa saya save dan subscribe, sehingga saya selalu remind jika ada tausiah terbaru dan saya bisa pilih ustadz yang menyampaikan dan materi yang saya inginkan,” ungkap Sri.

Menjalani profesi sebagai seorang dokter, Indah harus mengutamakan pasiennya, sehingga waktunya untuk mendengar tausiah di masjid dan di majelis taklim tidak banyak, sehingga ia berinisiatif untuk menyaksikan tausiah melalui media sosial, di antaranya Youtube. Bagi Indah, tausiah di Youtube penyajiannya lengkap, dapat memilih kajian dan ustadznya serta waktunya fleksibel.

indah
indah (Istimewa)

“Saya sering menyaksikan tausiah tentang fiqih, akhlak dan hari kiamat dari berbagai ustad yang ternama. Saya menyaksikan tausiah saat waktu senggang dalam melayani pasien, tapi kalau sempat dan ada waktu untuk ke masjid atau majelis taklim, saya juga datang,” ungkap Indah. (*)

Penulis: Nolpitos Hendri
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved