Ramadhan 1438 H

Berhubungan Setelah Salat Subuh Bikin Puasa Batal dan Wajib Bayar Kafarat, Begini Caranya

Sepasang suami istri menyadari jika puasanya batal karena mereka berhubungan setelah salat subuh.

Berhubungan Setelah Salat Subuh Bikin Puasa Batal dan Wajib Bayar Kafarat, Begini Caranya
net/ilustrasi
Ilustrasi Tolak Berhubungan Intim 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sepasang suami istri menyadari jika puasanya batal karena mereka berhubungan setelah salat subuh.

Mandi wajib memang sudah dilakukan namun suami istri ini tak meneruskan puasanya.

Hanya saja mereka masih bertanya-tanya, apa cukup hanya dengan mengqada puasa di hari lain sebagai batalnya puasa ramadan mereka kali ini?

"Apa yang harus saya bayar jika puasa saya batal karena bersetubuh di pagi hari setelah subuh?" demikian pertanyaan sang suami.

Menurut Dr. Muhammad Akhyar Adnan, MBA., Ak (Dewan Pengawas LAZISMU), salah satu makna puasa adalah menahan.

Menahan diri ini juga termasuk dari perbuatan yang pada dasarnya halal atau boleh.

Sehingga selama berpuasa, kita harus menahan rasa lapar dengan tidak makan, dahaga dengan tidak minum.

Termasuk adalah menahan hawa nafsu syahwat, walau dengan istri sendiri.

Oleh karena itu, makan dan minum serta melakukan hubungan suami istri pastilah membatalkan puasa.

Namun, khusus puasa yang batal karena hubungan suami istri, terdapat ketentuan lebih.

Halaman
12
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved