Digoyang Musorkot Luar Biasa, 16 Pengurus Cabor Klaim Tetap Dukung Tambi

Dalam pertemuan itu seluruh cabor sepakat akan menghadiri Rapat Anggota KONI Pekanbaru 2017 dan

Digoyang Musorkot Luar Biasa, 16 Pengurus Cabor Klaim Tetap Dukung Tambi
Tribun Pekanbaru/ Rino Syahril
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pekanbaru lakukan konsolidasi dan buka bersama dengan Pengurus cabang olahraga (cabor) Pekanbaru, Rabu (31/5) di Hotel Grand Tjokro Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pekanbaru lakukan konsolidasi dan buka bersama dengan Pengurus cabang olahraga (cabor) Pekanbaru, Rabu (31/5) di Hotel Grand Tjokro Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Konsolidasi tersebut dihadiri 16 cabor yang tergabung dalam anggota KONI Pekanbaru diantaranya yakni PRSI, Pabbsi, Pertina, Pobsi, Kodrat, Taekwondo Indonesia, Podsi, Persani, Perpani, Gabsi, Perbasi dan FPTI. 

Dalam pertemuan itu seluruh cabor sepakat akan menghadiri Rapat Anggota KONI Pekanbaru 2017 dan menyatakan mendukung penuh Kepengurusan KONI Pekanbaru dibawah Kepemimpinan H Amran Tambi.

H Amran Tambi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh cabor yang hadir. "Konsulidasi ini kami lakukan adalah untuk persiapan Rapat Anggota KONI Pekanbaru besok," ujar Tambi.

Sementara itu Ketua Umum PRSI Pekanbaru Nunik Mahawati dengan tegas mengatakan PRSI mendukung penuh H Amran Tambi. "Sejak awal saya sudah menyatakan PRSI tidak pernah mendukung Musorkotlub," ucap Nunik.

Lalu Ketua Podsi Kompol Yohanes Chaniago juga mengaskan hal yang sama. "Kami dari cabor dayung menyatakan mendukung H Amran Tambi dan akan hadir pada Rapat Anggota," ungkap Yohanes.

Selanjutnya perwakilan dari Pabbsi Mayor Kusworo mengungkapkan sebagai insan olahraga dirinya tidak suka dengan cara-cara seperti itu dan itu sama saja dengan kudeta. "Kalau hal tersebut juga terjadi kepada KONI Riau bagaimana. Bahkan saya pernah diajak oleh beberapa cabor untuk memusorlubkan KONI Riau,"paparnya.

Tapi tambah Kusworo, karena dirinya tidak suka dengan kudeta makanya dia tidak mau dan melarang cabor yang setuju ingin mengkudeta tersebut. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved