Bocah Ini Terpaksa Sarapan Sendiri di Restoran Cepat Saji, Alasan Bikin Sedih!

Kesibukan terkadang membuat orang tua tidak bisa meluangkan waktunya untuk anak. Meskipun itu hanya untuk menemani sarapan pagi

Facebook

Ayahnya, I Nyoman Koka, meninggal dunia lima tahun lalu karena sakit. Sedangkan ibunya, Ni Wayan Sriyani, memilih untuk menikah lagi.

Adapun kakak tertuanya, I Nengah Santa, merantau ke Jembrana, Bali.

Mereka hidup bersama di gubuk yang jauh dari keramaian, di tengah Bukit Puncak Sari, Dusun Darmaji, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem.

Hanya dua ekor anjing penjaga rumah yang setia mendampinginya.

Saat disambangi Tribun Bali di rumahnya, Kamis (1/9/2016), kondisi ketiga anak ini membuat hati terenyuh.

Mereka hidup serba kekurangan.

Walaupun serba kekurangan, tiga anak ini tampak bahagia menjalani hari-harinya.

Mereka menjalani aktivitas secara bersama dengan rukun, dan suka ria.

Ariya dan Santa pun tetap semangat untuk menempuh pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi.

Mereka rela berjalan kaki cukup jauh.

Halaman
1234
Penulis: Sesri
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved