Sabtu, 18 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gagal Jantung, Pria ini Kemudian Memiliki 2 jantung yang Berdetak Bersamaan

Seorang yang berhasil selamat setelah transplantasi sekarang memiliki dua jantung yang berdetak di dadanya pada saat bersamaan.

Penulis: | Editor:
SWNS
Suresh sekarang memiliki dua detak jantung di dadanya 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang yang berhasil selamat setelah transplantasi sekarang memiliki dua jantung yang berdetak di dadanya pada saat bersamaan.

Sebelumnya dia memiliki hati perempuan yang lebih kecil dan terhubung dengan jantungnya yang lama.

Dilansir dari DailyMail Pasien itu bernama Suresh (45) menderita gagal jantung namun tidak dapat menjalani transplantasi tunggal biasanya karena tekanan paru-paru yang tinggi.

Jadi dokter mentransplantasi jantung wanita yang lebih kecil ke rongga dadanya pada tanggal 31 Mei.

Sekarang dia memiliki dua organ yang saling berdetak di dadanya.

Dikatakan itu merupaka jenis operasi pertama yang terjadi di ASia.

Pria itu dioperasi di  Kovai Medical Center and Hospital, Coimbatore, India.

Dr Prasanth Vaijyanathyang merawatnya pria itu mengatakan operasi itu sangat berat dan memiliki banyak persyaratan.

"Takdir bahwa pasien menerima jantung dari donor wanita karena sangat sesuai di rongga, berukuran lebih kecil." ungkapnya.

Dia juga mengatkaan Operasi itu juga secara genetis menarik karena sekarang pria tersebut tidak hanya memiliki kromosom XY yang dimiliki semua pria, tapi juga akan memiliki kromosom XX.

Dia mengatkan ada lima hubungan antara kedua hati itu.

"Dua sambungan dimaksudkan untuk dikonsumsi dalam darah murni sementara tiga lagi harus menampung darah kotor dan mengeluarkan darah kotor itu." ungkapnya.

Ditambahkannnya Dua koneksi yang ditempatkan di antara atrium kiri dari kedua hati ini memastikan bahwa darah dapat dibagi.

"Menghubungkan mereka dengan jantung yang berdetak adalah tugas tersulit dan yang membuat operasi ini sangat menantang." ungkapnya.

Jantungnya sendiri hanya memiliki fungsi sepuluh persen dan berada di sebelah yang baru.

Hati donor yang sehat bekerja sama dengan yang sakit sehingga keduanya berhasil melakukan aktivitas metabolik sebagai satu kesatuan menurut Vajyanath.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved