Dumai

Pasca Insiden Dugaan Pemukulan, Pedagang dan Oknum Satpol PP Dumai berdamai

Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Pasar Bunda Sri Mersing akhirnya memutuskan berdamai dengan oknum Satpol PP Dumai.

Pasca Insiden Dugaan Pemukulan, Pedagang dan Oknum Satpol PP Dumai berdamai
TribunPekanbaru/Fernando
Perwakilan pedagang di Kantor Satpol PP Dumai, Jalan Patimura, Kota Dumai, Rabu (7/6/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Pasar Bunda Sri Mersing  akhirnya memutuskan berdamai dengan oknum Satpol PP Dumai.

Langkah damai ini ditempuh setelah dilakukan mediasi di ruang Kepala Satpol PP Dumai Rabu (7/6/2017).

Proses mediasi dilakukan bersama pihak Polres Dumai. Perwakilan PKL, T Pardede menyampaikan tiga tuntutan dalam proses mediasi ini. Ia meminta pertanggungjawaban dari oknum Satpol PP Dumai pasca dugaan pemukulan terhadap satu PKL.

Mereka menuntut agar pihak Satpol PP Dumai tidak bersikap arogan saat melakukan penertiban.

Baca: Oknum Satpol PP Dumai Diduga Pukul PKL, Pedagang Geruduk Kantor Satpol PP Dumai

"Kan bisa baik-baik menertibkan kami, sebab kami mengerti tugas bapak bapak," ujar Pardede dalam mediasi.

Kemudian mereka meminta untuk menambah waktu bagi para PKL yang berjualan di dekat Pasar BSM. Mereka menilai waktu berjualan cukup singkat, sebab mereka cuma diperbolehkan berdagang hingga pukul 08.30 WIB. Sedangkan mereka meminta pengertian agar diberi waktu hingga pukul 10.00 WIB. (*)

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Fernando
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved