Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

News

VIDEO: Satgas Karhutla Amankan Seorang Warga Diduga Pembakar Lahan

Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan ( Satgas Karhutla) mengamankan seorang pria berisinial S, Jumat (9/6/2017). Pria ini diduga melakukan pe

Penulis: Aan Ramdani | Editor: David Tobing

Laporan reporter Tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan ( Satgas Karhutla) mengamankan seorang pria berisinial S, Jumat (9/6/2017). Pria ini diduga melakukan pembakaran lahan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pengamanan pria ini bermula saat Satgas Karhutla Riau melakukan patroli terpadu menggunakan helikopter Super Puma TNI AU dan Helikopter BNPB dan membawa tim beranggotakan Batalion Komando Yonko 462 Paskhas Lanud Roesmin Nurjadin, Krimsus Polda Riau dan BPBD Riau di Wilayah Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selain mengamankan pria tersebut, tim juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah jerigen berisikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin, 1 unit chainshaw, 3 buah mancis, 1 unit handphone dan 1 buah kapak.

"Tentu saja kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dan diperiksa sebagaimana aturan yang berlaku. Untuk itu, kita menghimbau kepada masyarakat jangan mau kalau disuruh untuk melakukan pembakaran hutan atau lahan," tegas Kepala BPBD Pekanbaru Edwar Sanger.

Edwar juga berterimakasih kepada TNI dan Polri yang terus melakukan patroli gunaka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan ditahun 2017 ini. "Mudah-mudahan kebersamaan kita hari ini baik dari TNI ataupun Polri kemudian BPBD sama sama kita menjaga Riau supaya bebas dari karhutla dan bebas asap," katanya.

"Kami tadi sudah bersama-sama dengan Reskrimsus melakukan penyegelan dilapangan dan kita akan mencari siapa yang menjadi dalang dari semuanya ini dan penegakan hukum tentu saja diprioritaskan supaya tidak ada lagi terjadi pembakaran hutan dan lahan di Riau ini. Kemudian kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga semua ini agar Riau bebas asap," sambungnya.

Wadir Reskrimsus Polda Riau AKBP Edi Fariyadi menambahkan, pihak kepolisian akan langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pria yang diduga melakukan pembakaran tersebut dan dilakukan pengembangan untuk menguak siapa otak dibalik pembakaran lahan tersebut. Ia meyakini bahwa pembakaran lahan yang dilakukan tersebut tidak dilakukan sendiri.

"Kami dari satgas yang sudah bekerjasama maka, hari ini dengan adanya hasil dari pada tangkapan terhadap pelaku yaitu bapak S, kami akan melakukan langsung penyelidikan kemudian penyidikan dan memeriksa. Nanti akan kita ungkap apakah ini memang dari dirinya sendiri untuk membakar ataukah ada orang yang memerintahkan lagi dan itu lahan siapa lalu bagainana ia bisa menguasai lahan itu untuk melakukan pembukaan lahan. Ini akan kita kembangkan sampai kepada siapa pemodalnya. Kita yakinkan bawasanya pasti ada (pelaku lain) karena dia tidak mungkin bekerja sendiri. Kami akan bekerja dengan baik untuk provinsi Riau ini, " paparnya.

Sementara itu, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI T.B.H Age Wiraksono S,I.P MA menjelaskan, bahwa patroli udara akan terus digalakan guna mempersempit gerak-gerak para pembakar lahan dan hutan. Sedangkan upaya pemadaman dari udara juga terus dilakukan jika terdapat titik api.

"Semuanya yang paling penting adalah kebersamaan dan sinergi. Begitu juga saat melakukan latihan pesawat tempur kita bagi areanya keseluruh penjuru untuk melihat saat berangkat atau kembali apakah ada titik api atau tidak. Saat kita lakukan briefing juga kita sampaikan jika ada hotspot," pungkasnya.

Lahan Langsung Dilakukan Penyegelan

Berdasarkan rilis video dokumentasi Lanud Roesmin Nurjadi, lahan yang dibakar tersebut cukup luas dan terlihat jelas bahwa lahan tersebut dibuka ditengah-tengah hutan. Terdapat tiga pondok dilahan tersebut. Potongan-potongan kayupun tampak menghitam sebagai tanda baha kayu tersebut bekas dibakar.

Disekitar gubuk atau pondok juga terlihat sudah dilakukan penanaman pohon pisang dan pohon pepaya.

Tim Satgas yang melakukan operasipun langsung melakukan penyegelan terhadap lahan tersebut. Sementara pria berinisial S yang diduga melakukan pembakaran langsung diamankan dan tidak ada perlawan. S mengaku bahwa dirinya hanya sebagai pekerja saat tim menanyakan apakah lahan tersebut milik dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved