Begini Suka Duka Afrizal Berkarir di Lembaga Sosial Kemanusiaan
Menyoal suka dan duka berkarir di lembaga sosial, Afrizal memiliki cerita sendiri.
Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Sesri
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Firmauli Sihaloho
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kegiatan sosial bagi Afrizal Mushavi merupakan merupakan hal yang indah lagi menyenangkan.
Bagi dirinya, bisa memberikan bantuan apapun kepada orang yang membutuhkan memberikan kebahagiaan tersendiri.
Terbukti, hal tersebut sudah dilakukan nya sejak masih menjadi mahasiswa di STIKes Bani Saleh Bekasi.
Tak ingin berhenti begitu saja, niatnya pun dilanjutkan dengan bergabung lembaga sosial kemanusiaan, Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Human Iniative (HI) sebagai Staf Management Trainee pada 2012.
"Satu tahun mengikuti program ini, saya dibekali berbagai pengetahuan tentang PKPU HI serta keterampilan. Agar siap ketika diterjunkan ke masyarakat,"paparnya.
Selanjutnya, di tahun 2013, Afrizal ditempatkan di PKPU HI Sumatera Utara sebagai staf.
"Awalnya bekerja di Medan, memang tidak mudah.Banyak tantangan nya, Maklum ini kan pertama kalinya saya merantau,"ceritanya sambil berkisah.
Namun, dengan moto “pengalaman adalah guru yang paling baik” pria berusia 25 tahun ini tetap semangat menjalani tanggung jawabnya.
Terbukti, berkat hasil yang ia torehkan, Ia kembali lagi ke PKPU HI Pusat dengan posisi supervisor di divisi kesehatan PKPU HI Pusat pada Desember 2014.
"Tidak sampai disitu saja pada bulan Desember tahun 2015 saya di tempatkan di PKPU HI Riau sebagi kepala bidang pendayagunaan, setelah itu pada tahun 2016 hingga saat ini saya dipercaya memegang posisi sebagai kepala cabang PKPU HI Riau,"urainya.
Tentu pencapaian diatas sangat memuaskan bagi Afrizal.
Menyoal suka dan duka berkarir di lembaga sosial, Afrizal memiliki cerita sendiri.
"Suka dukanya, disini kita harus bias menjalankan tatakelola kelembagaan dengan baik, terlebih saya diamanahkan sebagai Kepala Cabang," ungkapnya.
Dilanjutkannya, Moment yang sangat mengharukan selama di PKPU HI adalah ketika bulan suci ramadhan.
"saya tidak bisa sahur maupun berbuka puasa bersama keluarga karena saya baru diperbolehkan pulang H-1 Lebaran pada pukul 17.00 WIB. Namun kesuksesan yang saya capai sampai saat ini tidak lepas dari peran keluarga saya yang selalu mendukung saya untuk menebar kebaikan,"tuntasnya. (*)
SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,
LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/afrizal-mushavi_20170623_142525.jpg)