Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

9 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Selama 8 Hari Operasi Ramadaniya 2017

"Angka ini jauh menurun dari total kerugian yang di derita korban pada momen lebaran tahun sebelumnya

Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM/JOHANNES TANJUNG
Kecelakaan di Jalintim Kilometer 54 Desa Kiyap Jaya Kecamatan Bandar Seikijang sekitar pukul 14.30 WIB. Kendaraan yang terlibat lakalantas sepeda motor Suzuki Spin BM 3957 CY yang dikendarai oleh Muhammad Nur (54), warga Desa Bukit Agung Sp 5 Kecamatan Kerinci. Bertabrakan dengan mobil Toyota Rush yang dikemudikan Silaban (28). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - 11 Kejadian kecelakaan terjadi di jalanan Provinsi Riau selama Operasi Ramadniya Siak 2017. Dari angka tersebut 9 orang korban kecelakaan kehilangan nyawa dari total korban sebanyak 25 orang.

Dari pelaksanaan operasi selama 8 hari semenjak 19 Juni 2017 tersebut dari jumlah pihak yang menjadi korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 36,9 juta.

"Angka ini jauh menurun dari total kerugian yang di derita korban pada momen lebaran tahun sebelumnya sebesar Rp 104,7 juta atau turun 65 persen dari tahun lalu," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombespol Guntur Aryo Tejo, Rabu (28/6).

Ia mengatakan kecelakaan yang terjadi selama 8 hari operasi ini terjadi di daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Siak dan Kampar.

"Kejadian tersebut rata-rata terjadi di jalur utama lalu lintas kendaraan berbagai daerah di Riau," ujarnya.

Ia mengatakan kebanyakan korban kecelakaan pada momen lebaran tahun ini di Riau berada di rentang usia 16 - 20 tahun yang menggunakan moda transportasi sepeda motor.

Polda Riau mencatat tindak kejahatan Curat dan Curanmor mengalami peningkatan jika dibanding momen hari raya tahun 2016. Jumlah kasus Curat tercatat meningkat 6 kasus yang tahun sebelumnya hanya 3 kasus.

Sementara kasus Curanmor meningkat 2 kasus dari jumlah kejadian di lebaran tahun sebelumnya sebanyak 8 kasus.

Selama momen perayaan Idul Fitri 1438 Hijriah ini tercatat wilayah Polres Kampar yang paling banyak menerima laporan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas).

Selama delapan hari operasi Ramadaniya 2017 tercatat 15 laporan ganguan Kantibmas diterima Polres tersebut. Jumlah laporam tersebut meningkat 50 persen jika dibandingkan pelaksanaan operasi tahun lalu.

Sementara Polres Pekanbaru yang tercatata paling tinggi laporannya tahun lalu, ditahun ini mengalami penurunan sebesar 59 persen dari total laporan pada tahun lalu sebanyak 32 pengaduan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved