Kamis, 9 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Anggota DPRD Berharap Pembangunan Flyover SKA Jangan Cuma Wacana

"Hal-hal seperti ini kan tidak heran bagi kita. Berbagai alasan yang dikemukakan. Mulai anggaran, ketersediaan

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor:
TribunPekanbaru/Dody Vladimir
Pekerja sedang mengerjakan pembangunan Mall Living World di Kawasan Simpang Ska Jalan Tuanku Tambusai- Soekarno Hatta Pekanbaru, Kamis (2/3). Dengan bertambahnya pembangunan mall baru di kota Pekanbaru diharapkan dapat meningkatkan pergerakan perekonomian dan juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Pekanbaru. Tribun Pekanbaru/Doddy VladimirPekerja sedang mengerjakan pembangunan Mall Living World di Kawasan Simpang Ska Jalan Tuanku Tambusai- Soekarno Hatta Pekanbaru, Kamis (2/3). Dengan bertambahnya pembangunan mall baru di kota Pekanbaru diharapkan dapat meningkatkan pergerakan perekonomian dan juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Pekanbaru. Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rencana pembangunan fly over di simpang SKA dan Pasar Pagi Arengka Pekanbaru, sudah lama diwacanakan oleh Pemprov Riau. Sekarang muncul lagi wacana tersebut, satu penyebabnya karena banyak desakan masyarakat. Wakil rakyat mengaku sepakat, serta mendukung penuh pembangunan dua fly over di jalur tersebut. Bukan sebaliknya underpass.

Hanya saja, yang harus dipastikan pemerintah yakni ketersediaan anggarannya di APBD Riau. Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Ir Puji Daryanto, Jumat (30/6/2017) menegaskan, sebaiknya pemerintah jangan terlalu banyak wacana, namun realisasinya nihil.

"Hal-hal seperti ini kan tidak heran bagi kita. Berbagai alasan yang dikemukakan. Mulai anggaran, ketersediaan lahan hingga hal-hal lainnya. Sebenarnya, jika memang pemerintah komit, sudah lama fly over tersebut dibangun," tegas Puji menjawab Tribunpekanbaru.com.

Dengan adanya pernyataan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dan diamini Walikota Pekanbaru Firdaus MT, bahwa pembangunan fly over tersebut dilaksanakan tahun 2018 mendatang, maka segala hal yang menyangkut tentang pembangunan tersebut, harus dipersiapkan.

Seperti halnya perencanaan DED, anggaran hingga ketersediaan lahan untuk fly over tersebut. Sebab, pernyataan Gubernur Riau beberapa waktu lalu, karena sudah adanya pembangunan mal di Simpang SKA, maka sulit untuk dibangun fly over, karena keterbatasan lahan.

"Kita harapkan harus pasti semua perencanaan tersebut. Kondisi ketersediaan lahan di simpang SKA memang sebesar itu. Jadi harus dimaksimalkan. Jangan terlalu banyak teori, karena ini untuk kepentingan banyak orang," tegas politisi PAN ini.

Sebelumnya Gubri Arsyajuliandi Rachman mengatakan, tahun 2018 nanti pihaknya akan membangun fly over di simpang SKA dan simpang empat Pasar Pagi Arengka. Pembangunan fly over ini sebagai langkah mengurangi kemacetan di kawasan tersebut. Sementara untuk pembangunan underpass dipastikan batal, karena lahan rawa dan rawan banjir. (Saf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved