Harga TBS Riau Terus Turun
Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau masih menunjukan tren negatif.
Penulis: Afrizal | Editor: Ariestia
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Afrizal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau masih menunjukan tren negatif. Pekan kedua Juli, harga TBS kelapa sawit umur 10-20 tahun turun Rp 17,66 perkilogram. Harga tertinggi pekan ini hanya Rp 1.768,59 perkilogram.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Riau, Ferry HC melalui Sekretaris tim pelaksana tim penetapan harga TBS Kelapa sawit, Rina Rosdiana menuturkan, masih turunnya harga TBS Kelapa Sawit disebabkan permintaan CPO dunia yang belum bertambah setelah lebaran sebagai faktor eksternal.
Selain itu juga ada sentimen negatif Kementerian Lingkungan Perancis yang menyatakan akan mengambil langkah membatasi penggunaan minyak sawit sebagai campuran biofuel.
Hal ini dilakukan dengan alasan mengurangi deforestasi di negara penghasil minyak kelapa sawit. Rencana Perancis ini merupakan tekanan internasional terbaru terhadap produk andalan Indonesia tersebut.
Sementara secara internal, meskipun terjadi kenaikan harga jual CPO dan kernel dari sebagian perusahaan sumber data, namun belum signifikan. Pasalnya sebagian perusahaan lain baru mulai melakukan penjualan CPO.
Berikut harga TBS Riau periode 12 hingga 18 Juli 2017.
Umur 3 tahun Rp 1.266,11
Umur 4 tahun Rp 1.413,61;
Umur 5 tahun Rp 1.512,57
Umur 6 tahun Rp 1.557,28
Umur 7 tahun Rp 1.616,65
Umur 8 tahun Rp 1.667,07
Umur 9 tahun Rp 1.720,73
Umur 10-20 tahun Rp 1.768,59
Umur 21 tahun Rp 1.725,85
Umur 22 tahun Rp 1.682,43
Umur 23 tahun Rp 1.639,70
Umur 24 tahun Rp 1.622,47
Umur 25 tahun Rp 1.553,54
Sumber : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Riau
SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,
LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-tandan-buah-segar-kelapa-sawit_20151006_170216.jpg)