Tim WQFR Gagalkan Aktifitas Kapal Ilegal di Perairan Bengkalis

Kapal itu diduga berlayar dari Malaysia mengangkut muatan ilegal dan belasan TKI ilegal

TribunPekanbaru/Fernando
Tim Western Fleet Quick Respons (WFQR) 1.6 Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai menggagalkan aktifitas ilegal di Perairan Bengkalis, Rabu (12/7) dinihari 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Tim Western Fleet Quick Respons (WFQR) 1.6 Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai menggagalkan aktifitas ilegal di Perairan Bengkalis, Rabu (12/7) dinihari.

Mereka menggagalkan upaya masuknya kapal yang mengangkut muatan barang bekas impor.

Serta memuat Tenaga Kerja Ilegal (TKI) Ilegal yang bekerja d Malaysia.

Informasi yang diterima Tribun, tim mengentikan laju KM Taufik Jaya GT 3 di Perairan Muara Sungai Kembung, Provinsi Bengkalis.

Kapal itu diduga kuat berlayar dari Malaysia dengan mengangkut muatan ilegal.

Selain itu, ada belasan orang TKI ilegal yang diamankan saat menumpang kapal tersebut.

Ada sebelas orang pria dan dua perempuan. Mereka diangkut dari Batu Pahat Malaysia, rencananya mereka akan diangkut ke Bengkalis.

"Penangkapan ini dilakukan setelah mendapat informasi dari intelijen di lapangan. Maka tim langsung turun ke lokasi," ujar Danlanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino kepada Tribun, Rabu sore. (*)

Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved