Wako Akui Air Bersih Masih Jadi Permasalahan di Dumai
Walikota Dumai, Zulkifli AS mengakui bahwa sampai saat ini air bersih masih menjadi permasalahan di Kota Dumai.
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang
TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Walikota Dumai, Zulkifli AS mengakui bahwa sampai saat ini air bersih masih menjadi permasalahan di Kota Dumai.
Namun pemerintah berupaya membenahi pengelolaan PDAM Tirta Dumai.
Awalnya 1500 SR dengan kondisi air , tapi dengan kondisi PDAM yang memprihatinkan cuma tinggal hanya 600 SR.
"Kita juga lakukan upaya pembenahan jaringan secara satu persatu. Maklum jaringan pipa air bersih saat ini sebagian besar mengalami kerusakan," ujar Zul AS dalam Silaturahmi Unsur Forkopinda di Dumai, Jum'at (14/7) di Pendopo Sri Bunga Tanjung.
Maka upaya pembangunan air bersih mulai dilakukan, bahkan jaringan air bersih juga didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat.
Apalagi pada 19 Juni 2017 silam sudah menandatangani nota kesepahaman pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Dumai, Rokan Hilir dan Bengkalis.
Politkus Partai Nasdem menyebut bahwa upaya perbaikan sistem penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap. Pada program pembangunan air minum di Kota Dumai akan dibangun IPAL berkapasitas 70 liter /detik dan RO dibangun berkapasitas 80 liter/detik.
Kemudian pada IPAL SPAM Dumai, Rokan Hilir dan Bengkalis bakal memiliki kapasitas 150 liter / detik.
SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,
LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/halal-bi-halal-forkopinda-dumai_20170714_123106.jpg)