Tak Punya Wall Climbing, Dinding Rumah pun Jadi 

Jangankan papan panjat, cabor penyumbang medali emas pada Kejurda 2016 lalu tersebut juga tidak memiliki matras sama sekali.

Tak Punya Wall Climbing, Dinding Rumah pun Jadi 
inilah.com
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW.

TRIBUNPEKANBARU.COM,SELATPANJANG-Kendati Cabor panjat tebing kerap berhasil menyabet sejumlah medali di berbagai ajang daerah dan kelas nasional, namun para atlet panjat tebing di Meranti sama sekali belum mendapatkan sarana latihan yang layak dari intansi terkait.

Jangankan papan panjat, cabor penyumbang medali emas pada Kejurda 2016 lalu tersebut juga tidak memiliki matras sama sekali.

"Kita sudah berulang kali membuka komunikasi terkait hal ini. Cuma hingga sekarang belum terealisasi," ungkap Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kepulauan Meranti, Selasa (18/7/2017).

Kendati tidak memiliki sarana latihan yang layak, namun para atlet tidak berhenti melatih skil dan teknik panjatnya.

Pria yang akrab disapa Anto Tuah ini terpaksa menyulap dinding ruangan di rumahnya menjadi medan latihan atlet-atletnya.

"Kami tidak punya tower wall climbing, sementara mereka harus latihan terus," ujarnya.

Anto juga mengatakan, meski banyak kekurangan di segi sarana, ia tetap mengirimkan 4 atletnya untuk berlaga di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Riau 2017 di Venue UR.

Ajang yang ditaja pada pada 19 hingga 23 Juli mendatang ini para punggawa besutan Ipal Jati ini, akan berlaga di kelas youth dan kids.

"Selain menargetkan emas, keikutsertaan kami dalam Kejurda itu juga sebagai ajang uji mental atlet," ujarnya.(*).

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved