Riau Recycle Fashion Festival 2017

Yayasan Kemala Bhayangkari Dukung Penuh Penyelenggaraan Riau Recycle Fashion Festival

Nilawati Zulkarnain mengungkapkan, Riau Recyle Fashion Festival merupakan momen untuk memberikan pelajaran bagi pelajar dan generasi muda

Yayasan Kemala Bhayangkari Dukung Penuh Penyelenggaraan Riau Recycle Fashion Festival
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Riau Recycle Fashion Festival 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perhelatan Riau Recyle Fashion Festival (RFF) 2017 yang akan digelar 30 Juli mendatang mendapat dukungan penuh dari Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Riau. Tak hanya diikuti peserta umum, festival ini juga terbuka untuk peserta dari kalangan pelajar.

Para pelajar diajak menampilkan karya busana hasil kreasi mereka dari daur ulang barang-barang bekas. Mereka akan bersaing dengan para peserta lainnya untuk menarik perhatian pengunjung dan juga dewan juri pada ajang yang digelar di kawasan car free day (CFD) Jl Diponegoro dan Jl Gajah Mada, Pekanbaru, 30 Juli nanti.

Ketua Bhayangkari Polda Riau, sekaligus sebagai Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Riau, Nilawati Zulkarnain mengungkapkan, Riau Recyle Fashion Festival merupakan momen untuk memberikan pelajaran bagi pelajar dan generasi muda, khususnya anak-anak, akan pentingnya menjaga lingkungan.

Pesan moral ini juga sekaligus memberikan pelajaran kepada generasi muda untuk memanfaatkan sampah menjadi barang-barang yang berguna dan memiliki nilai ekonomi.

"Melalui kegiatan ini kita mengenalkan kepada anak-anak sejak dini tentang pentingnya menjaga lingkungan, membuang samapah pada tempatnya. Menyampaikan kepada mereka bahwa tidak semua sampah akhirnya tidak berguna. Sebaliknya, bisa dimanfaatkan dan bahkan memiliki nilai ekonomi," paparnya.

Hal itu disampaikan Nilawati Zulkarnain saat menerima perwakilan Forum Komunikasi Daerah Kompas Gramedia (FKD KG) Wilayah Riau, Kepri, dan Sumbar yang dipimpin Koordinator Liputan Tribun Pekanbaru, Rinal Sagita, guna membahas persiapan Riau Recycle Fashion Festival (RFF), di Kantor Bhayangkari Polda Riau, Pekanbaru, Selasa (18/7/2017).

Ia mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memunculkan kreasi serta inspirasi bagi masyarakat luas, terutama generasi muda, tentang bagaimana memanfaatkan sampah atau limbah menjadi barang-barang berguna. Menjadi ajang untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman dalam mengelola sampah.

Dengan pengelolaan yang baik, sampah bukan lagi ancaman terhadap lingkungan. Bahkan justru menjadi berguna dan memiliki nilai ekonomi untuk menambah penghasilan masyarakat.

"Tidak semua sampah itu tidak bernilai. Jika dimanfaatkan dan diolah, bisa menjadi sumber pendapatan," tandasnya.

Khusus untuk kategori anak-anak ini, Yayasan Kemala Bhayangkari akan mendukung sepenuhnya dalam memberikan pembinaan. "Nanti akan ada trofi dan tabungan pendidikan untuk tiga kategori anak keren dalam kegiatan ini," ujar Nilawati, yang juga istri Kapolda Riau Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara.

FKD KG selaku penyelenggara Riau Recyle Fashion Festival 2017 menyambut positif dukungan tersebut. Rinal Sagita mengatakan, khusus untuk kategori anak-anak, peserta nantinya tidak hanya tampil dan mendapatkan apresiasi dalam kegiatan ini saja.

Menurut dia, Riau Recyle Fashion Festival akan diupayakan untuk selaras dengan agenda daerah yang lainnya di kemudian hari. “Misalnya sebagai duta untuk promosi pariwisata ekonomi kreatif Provinsi Riau," ujarnya.

Masyarakat umum dan kalangan pelajar, termasuk anak-anak, yang ingin mendaftar dan ikut berpartisipasi pada ajang peragaan busana karya daur ulang barang-barang bekas ini dapat mendaftar di Kantor Tribun Pekanbaru, Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) nomor 383 Pekanbaru, Toko Buku Gramedia Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Toko Buku Gramedia Mal Pekanbaru dan Mal SKA. Pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis. (iam)

Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved