Apa Kabar Berkas Kasus Hukum Hary Tanoe?

Dijelaskan, saat berkas tersebut diterima oleh kejaksaan kemudian dilakukan penelitian, ditemukan masih ada

Apa Kabar Berkas Kasus Hukum Hary Tanoe?
TribunPekanbaru/Dody Vladimir
MENINJAU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman bersama Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Agus Raharjo dan Jaksa Agung M Prasetyo meninjau Tugu Integritas atau Tugu Anti Korupsi di Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas, di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, Jumat (9/12) saat rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI). Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir 

Lalu, "Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan".

Pesan singkat itu disampaikan pada 5 Januari 2016 sekitar pukul 16.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan SMS pada 7 Januari dan 9 Januari 2016 melalui aplikasi obrolan WhatsApp, dari nomor yang sama.

Isi pesannya sama dan ditambahkan, "Kasihan rakyat yang miskin makin banyak, sementara negara lain berkembang dan semakin maju".

Kemudian Yulianto mengecek kebenaran nomor tersebut dan yakin pengirimnya adalah Hary Tanoesoedibjo.

Saat itu Yulianto sedang menyidik kasus korupsi pembayaran restitusi pajak PT Mobile-8 Telecom (PT Smartfren) pada 2007-2009.

Tim jaksa penyidik yang dipimpinnya telah menetapkan Hary Djaja dan Anthony Chandra Kartawiria sebagai tersangka serta melakukan pemeriksaan terhadap Hary Tanoe sebagai saksi untuk kasus tersebut.

Karena mendapatkan SMS bernada ancaman, Yulianto kemudian melaporkan Hary Tanoe ke Bareskrim Kepolisian Indonesia atas dugaan melanggar pasal 29 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. (*)

Berita ini sudah terbit di Tribunnews.com dengan judul Jaksa Agung: Berkas Hary Tanoe Masih di Kepolisian

Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved