Breaking News:

Kepulauan Meranti

Baru Dua Desa di Kepulauan Meranti yang Swasembada Beras 

Meskipun rata-rata hasil panen di setiap desa lumbung meski sudah mencapai 3,6 ton per hektar, namun sebagian petani mendapatkan sejumlah kendala.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: M Iqbal
KOMPAS.COM/SRI LESTARI
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW.

TRIBUNPEKANBARU.COM,SELATPANJANG - Baru dua desa di Kabupaten Kepulauan Meranti yang sudah swasembada pangan.

Padahal Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan daerah paling besar penerima program cetak sawah baru (CSB) dari pemrintah pusat, mencapai 940 hektare.

"Dari 15 desa penerima program cetak sawah baru, hanya Desa Topang dan Batang Meranti yang sudah swasembada beras," ujar Kabid Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Syafril, Rabu (26/7/2017).

Syafril menjelaskan, meskipun rata-rata hasil panen di setiap desa lumbung meski sudah mencapai 3,6 ton per hektar, namun sebagian petani mendapatkan sejumlah kendala.

Kendala yang paling besar dihadapi para petani adalah air asin.

Ancaman air asin kata Syafril menyebabkan target luas tanam pada musim lalu tidak tercapai.

Ia mengatakan, target luas tanam pada musim lalu seluas 3.850 hektare.

"Namun karena ancaman air asin, luas tanam hanya 3.782 hektar saja," ujar Syafril.(*).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved