Indragiri Hulu

Tunggakan Pelanggan PDAM Tirta Indra Sampai Ratusan Juta

"Penertiban dilakukan secara rutin, namun tidak secara total diputus. Tapi kalau tidak bersedia membayar kita putus," kata Alfian

Tunggakan Pelanggan PDAM Tirta Indra Sampai Ratusan Juta
ilustrasi/net
AIR PDAM

Laporan Wartawan Tribunekanbaru.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - PDAM Tirta Indra Indragiri Hulu (Inhu) kini masih belum bisa berkontribusi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Inhu.

Hal ini diakui oleh Direktur PDAM Tirta Indra, Alfian Rahmat ketika dikonfirmasi melalui selular.

Menurutnya kondisi ini dikarenakan terkendala tunggakan pelanggan yang jumlahnya mencapai ratusan juta Rupiah.

Sementara itu, pihak PDAM Tirta Indra harus menanggung biaya operasional yang besar, diantaranya adalah gaji seluruh pegawai PDAM Tirta Indra dan juga biaya listrik yang harus dibayar perbulannya mencapai Rp 300 juta.

Sejauh ini untuk menekan angka tunggakan tersebut, pihak PDAM Tirta Indra sudah melakukan penertiban.

Sebab menurut Alfian kendala yang ditemukan di lapangan saat ini, banyak pelanggan yang menurutnya lupa bayar dan sengaja tidak membayar.

Untuk itu petugas PDAM Tirta Indra tegas dalam melakukan penertiban.

"Penertiban dilakukan secara rutin, namun tidak secara total diputus. Tapi kalau tidak bersedia membayar kita putus," kata Alfian, Rabu (26/7/2017).

Alfian menyampaikan pemutusan itu merupakan solusi terakhir. Meski dirinya mengaku, sebulan sebelum menjabat sebagai Direktur PDAM Tirta Indra juga pernah mengalami pemutusan rekening air.

Hal itu disampaikannya bahwa semua orang yang menjadi pelanggan PDAM Tirta Indra mendapatkan pelayanan yang sama. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved