Dinas PTPH Klaim Kampar Potensial Bawang, 32.000 Hektare Lahan Kering Masih Kosong

Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kampar masih berupaya mengembangkan tanaman Bawang Merah.

Dinas PTPH Klaim Kampar Potensial Bawang, 32.000 Hektare Lahan Kering Masih Kosong
net
Ilustrasi

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kampar masih berupaya mengembangkan tanaman Bawang Merah. Meski sebagian pihak masih berbeda pendapat soal komoditi yang satu ini.

Bawang Merah menjadi komoditas fenomenal. Betapa tidak, era kepemimpinan Bupati, Jefry Noer menargetkan Kampar menjadi sentra Bawang Merah di Sumatera. Soal target itu, Kepala Dinas PTPH Kampar, Hendry Dunan tak mau berkomentar.

Melalui Kepala Bidang Produksi Dinas PTPH, Nanik Saryanti, Dunan mengungkapkan, Kampar memiliki lahan kering yang belum dikelola seluas 32.000 hektare. "Mulai dari pekarangan rumah sampai hamparan. Lahan kering potensial (untuk ditanami Bawang Merah)," katanya, Selasa (2/8/2017).

Nanik menjelaskan, selain Bawang Merah, komoditas lain seperti Cabai Merah juga bisa dikembangkan. Namun khusus Tomat, ia tidak yakin berpotensi karena komoditas ini lebih cocok hidup di daerah dingin.

Hingga kini, Nanik menyebutkan, berdasarkan bantuan bibit tahun 2016, tercatat lahan pertanian Bawang Merah yang terkelola seluas 20 hektare. Belum termasuk lahan bukan penerima bantuan. Bantuan bibit Umbi disalurkan kepada 15 Kelompok Tani.

"Paling berpotensi di daerah Kampar Kiri. Makanya bantuan lebih bayak diarahkan ke sana," kata Nanik.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved