Dansatgas Sebut Areal Karhutla Ditanami Kembali
Areal terbakar tahun 2015 lalu menurutnya justru menjadi kawasan perkebunan yang sudah tumbuh tanaman berumur tiga sampai tujuh bulan.
Penulis: Ilham Yafiz | Editor: M Iqbal
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU-Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau, Brigjen TNI Abdul Karim menyindir areal bekas kebakaran di tahun 2015 lalu di Riau yang kini sudah bersih dan ditanami tanaman Kelapa Sawit.
Areal terbakar tahun 2015 lalu menurutnya justru menjadi kawasan perkebunan yang sudah tumbuh tanaman berumur tiga sampai tujuh bulan.
Baca: Kabiro Tapem Tidak Tahu Dewan Riau ke Rusia
Ini membuatnya geram.
"Saya lihat 2015 terbakar, 2017 sawitnya 3 bulan sampai 7 bulan. Nah ini yang saya bilang, satgas sidik lidik. Ini kebun termahal, pemadamannya," sindirnya kesal.
Ia meminta agar Satgas Penegakkan Hukum (Gakkum) untuk tetap melakukan pemberian garis polisi untuk memastikan lahan tersebut dimiliki oleh siapa.
Baca: Simpati Warga untuk Ema, Wanita yang Dibunuh dan Dibakar Pacarnya, IKPPBR Sambangi Rumah Korban
Garis polisi diminta untuk tidak dibuka sampai pemilik lahan betul-betul datang mengonfirmasi areal tersebut.
"Jangan sampai 2015, habis terbakar, rata, setelah itu ditanam semua. Satgas ini maksud saya mencari rumusnya. Dipolice line jangan digarap. Police line untuk menghambat orang untuk menanam," tegasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/dansatgas-siaga-darurat-karhutla-riau-brigjen-tni-abdul-karim-memimpin-rapat-karhutla-riau_20170818_191927.jpg)