Bulog Divre Riau Kepri Pantau Kenaikan Harga Jelang Idul Adha
Menurutnya harga bahan pangan kerap terjadi pada momen jelang Idul Adha karena peningkatan kebutuhan masyarakat jelang momen tersebut.
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Bulog Divre Riau Kepri akan lakukan upaya antisipasi dalam rangka mencegah kenaikan harga bahan pangan di Riau menjelang momen Idul Adha.
Humas Bulog Divre Riau Kepri, Hendra Gunafi, Senin (21/8) mengatakan Bulog akan pantau harga bahan pangan menjelang momen idul adha.
Menurutnya harga bahan pangan kerap terjadi pada momen jelang Idul Adha karena peningkatan kebutuhan masyarakat jelang momen tersebut.
"saat ini kami memantau beberapa bahan pangan strategis mulai naik. Kenaikan ini dipicu dengan tren meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat jelang Idul Adha," tuturnya.
Ia menyampaikan bahwa harga pangan yang terpantau naik yakni cabai, ayam serta garam.
"Untuk cabai keriting dari Sumbar sekarang Rp 42 ribu/kg, cabai Medan Rp 32 ribu/kg, daging ayam Rp 28 ribu/kg serta garam Rp 8 ribu per kg," tuturnya.
Hendra menyebutkan kenaikan komoditas ini perlu diantisipasi. Namun untuk melakukan operasi pasar perlu adanya perhitungan terlebih dahulu.
"Untuk komoditas cabai memiliki karakter cepat rusak, jadi ketika terlalu banyak stok justru bisa rugi," sebutnya.
Sementara itu, untuk garam saat ini masih belum termasuk dalam penugasan Bulog. Jadi Bulog tidak dapat membuat operasi garam di daerah.
Untuk beras, saat ini stoknya masih cukup stabil. Stok beras di Bulog Riau bisa mencukupi hingga akhir tahun ini. "Sementara untuk daging, Bulog masih menanti kiriman 5 ton daging beku dari Pusat," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/beras-karung-gudang-bulog_20150513_143628.jpg)