Sabtu, 16 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

UNILAK dan KUIM Gelar Seminar International Bersama

Unilak bersama Kolej Universiti Islam Melaka (Kuim) menggelar International seminar On Sustainability Of Development and Tourism.

Tayang:
Penulis: Theo Rizky | Editor: Ariestia
Istimewa
Universitas Lancang Kuning (Unilak) bersama Kolej Universiti Islam Melaka (Kuim) menggelar International seminar On Sustainability Of Development and Tourism atas kelestarian dalam pembangunan dan pariwisata di Kampus Unilak, Pekanabru, Senin (21/8/2017). 

Laporan Fotografer Tribun Pekanbaru, Theo Rizky

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Universitas Lancang Kuning (Unilak) bersama Kolej Universiti Islam Melaka (Kuim) menggelar International seminar On Sustainability Of Development and Tourism atas kelestarian dalam pembangunan dan pariwisata di Kampus Unilak, Pekanabru, Senin (21/8/2017).

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta, terdiri dari wakil rektor, dekan, dosen, dari dua universitas ini adalah bentuk kerjasama yang telah terjalin lama antara Unilak dan KUIM.

Rombongan besar KUIM berjumlah sekitar 10 orang yang langsung dipimpin Rektor Prof Datuk DR Hj Mohd Taib Bin Hj Dora

Di dalam sambutnya Rektor KUIM mengatakan seminar ini merupakan lanjutan peningkatan kerjasama yang telah dilakukan MoU antara Unilak dan KUIM.

"Saya tidak asing dengan Unilak karena sudah lima kali datang kesini bahkan sejak saya menjadi dosen, saya yakin hubungan ini akan ditingkatkan, setiap saya ke Riau yang saya lihat pertama kali adalah Unilak." Ujarnya.

Diceritakan Mohd Taib, jarak Melaka dan Unilak dekat cuma 15 menit.

Kuim adalah universitas swasta yang dimiliki penuh oleh kerajaan Melaka. Sejak 23 tahun lalu telah memilIki banyak program studi. ada diploma, Strata 1,Strata 2 dan Strata. Dan saat ini ada 6 ribu mahasiswa dan ada 12 ribu alumni.

"Saya berharap Unilak dan KUIM juga dapat menggelar konferensi internasional dan saya mengundang Unilak untuk hadir di Kuim Melaka," tutupnya.

Sementara itu Rektor Unilak DR Hj Hasnati mengatakan ada banyak kesamaan antara Unilak dan KUIM, Unilak juga didirikan oleh pemerintah provinsi Riau. Saat ini Unilak telah berusia 35 tahun.

"Mudahan-mudahan saja ini dapat ditingkatkan dan dikembangkan. Unilak saat ini ada 21 prodi 9 fakultas dan 2 prodi pasca sarjana," kata Hasnati

Seminar ini di mulai jam 9 pagi hingga 12 siang terbagi dalam beberapa sesi. Di awal seminar Rektor Kuim turut serta memberikan pemaparan dengan materi Pembangunan Dasar Sosial Melestari Kesejahteraan Hidup Masyarakat.

Pada sesi pertama dengan nara sumber Dr Eno Suwarno ketua LPPM Unilak, sementara dari Kuim Ustad Rahisan Ramli, Puan Fazukuh Mustafar,O k Farah Wahida Mustafa.

Dan sesi kedua Dengan Narasumber Dr Junaidi dari Unilak dengan materi Wisata Halal sementara dari Kuim diantaranya Dr abdul mutalib mohd Kasim dan lain lain.

Ketua Pelaksana Seminar International Dr Junaidi mengatakan bahwa international seminar ini terjalin adanya MoU yang di lakukan bulan November 2016.

Tahun depan Unilak dan KUIM akan menggelar seminar bersama, ini merupakan langkah awal yang baik untuk menguatkan kerjasama antar dua universitas.

Di seminar international ini Unilak juga menghadirkan Bazar LPPM Expo Unilak yang memamerkan puluhan karya buku penelitian dan pengabdian dari dosen Unilak.

Disela seminar international dua rektor ini saling memberi cenderamata,dan diakhir acara Rektor Unilak mengajak rombongan KUIM makan bersama. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved