Jumat, 10 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Direktur RSUD Selasih Minta BLPBJ Profesional dalam Tender Ulang Proyek IRNA

Direktur RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, dr Ahmad Kerinen, meminta Kelompok Kerja (Pokja) Bagian LPBJ Setdakab Pelalawan untuk bekerja profesional.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
TribunPekanbaru/Johanes
Ilustrasi - RSUD Selasih Pangkalan Kerinci 

Laporan Wartawan Tribun Pkanbaru, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Dalam proses tender ulang proyek pembangunan IRNA penyakit dalam RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, Direktur RSUD menitipkan pesan kepada Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ). Agar proses lelang berjalan lancar dan pembangunan segera dimulai.

Direktur RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, dr Ahmad Kerinen, meminta Kelompok Kerja (Pokja) Bagian LPBJ Setdakab Pelalawan untuk bekerja profesional. Sehingga tidak terjadi lagi pembatalan lelang seperti sebelumnya. Mengingat masa penggunaan anggaran juga semakin sempit.

"Kita minta ULP (kini bernama LPBJ), tolong profesional dalam menentukan pemenangnya. Instalasi Rawat Inap (IRNA) ini sangat kita butuhkan," bebernya.

Selama ini, lanjut Ahmad Kerinen, rawat inap bagi pasien digabungkan baik itu penyakit dalam maupun penyakit umum lainnya.

Jika IRNA ini sudah berdiri, pelayanan terhadap pasien lebih khusus lagi.

"Apalagi tingkat kunjungan pasien ke RSUD semakin meningkat tiap bulan. Ini harus diantisipasi," klaim Ahmad Kerinen.

Disisi lain proyek senilai Rp 11 miliyar lebih ini bersumber dari APBN yakni Dana Alokasi Khusus (DAK).

Apabila anggaran itu tidak terserap atau tak terlaksana, dananya akan kembali ke pusat.

Tentu dengan berbagai konsekuensi lainnya yang ditanggung RSUD Selasih. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved