Gara-gara 'Terlalu Nakal', Bocah 7 Tahun Ini Tangannya Diikat Lalu Dirantai Orangtua

Kecaman itu muncul setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan anak laki-laki tangannya diikat lalu dirantai di luar rumah oleh orangtuanya.

Gara-gara 'Terlalu Nakal', Bocah 7 Tahun Ini Tangannya Diikat Lalu Dirantai Orangtua
Daily Mail/Youku

TRIBUNPEKANBARU.COM - Masing-masing orangtua mungkin punya cara tersendiri untuk mendisiplikan anak-anaknya.

Tapi cara yang digunakan orangtua asal China ini mendapat kecaman dari banyak pihak.

Kecaman itu muncul setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan anak laki-laki tangannya diikat lalu dirantai di luar rumah oleh orangtuanya.

Seperti yang dilansir dari Daily Mail, polisi setempat kemudian melakukan penyelidikan dan memberikan peringatan pada orangtua anak itu.

Baca: Setelah 650 Hari Sejak Kelahirannya, Balita ini Akhirnya Bisa Pulang Meninggalkan Rumah Sakit

Baca: VIDEO: Pakai Tali Tambang, Pria Ini Robohkan Sapi Kurban Seorang Diri Viral

Video itu diduga pertama diunggah ke media sosial Wechat.

Dalam video itu tampak bocah laki-laki yang diperkirakan berusia 7 tahun berdiri dengan kondisi tangan terikat dan dirantai.

( )

Lalu seorang gadis kecil menghampirinya dan berbagi sepotong roti.

( )
( )

Tidak dijelaskan sudah berada lama bocah itu dirantai di luar rumah.

Berdasarkan laporan Youku, bocah itu bernama Li. Ia tinggal bersama orangtuanya di kampung kecil di wilayah Maguan, Provinsi Yunnan, China.

24 Agustus lalu polisi setempat mendatangi desa itu dan melakukan penyelidikan.

Menurut pengakuan orangtua pada polisi, anak mereka itu sangat nakal dan susah diatur.

Hukuman diikat dan dirantai itu diberikan karena dia merusak barang milik tetangga.

Orangtua bocah itu juga mengakui ini merupakan cara ini sudah dua kali mereka untuk menghukum sang anak.

Meski diikat dan dirantai tidak ditemukan adanya bekas pukulan atau luka di tubuh anak laki-laki itu.

Penulis: Sesri
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved